Presiden Prabowo Undang 8 Tamu Khusus di Sidang Tahunan MPR 14 Agustus

1 jam yang lalu 5
Presiden Prabowo Undang 8 Tamu Khusus di Sidang Tahunan MPR 14 Agustus KETUA DPR RI Puan Maharani.(Dok. Antara)

PRESIDEN Prabowo Subianto secara unik mengundang delapan tamu dari komponen masyarakat untuk menghadiri Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI nan bakal digelar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Ketua DPR RI Puan Maharani mengungkapkan bahwa delapan tamu unik tersebut terdiri atas para pelajar hingga masyarakat penerima faedah dari beragam program strategis pemerintah. 

"Bapak Presiden mempunyai delapan tamu undangan nan beliau mau undang, ialah ada pelajar-pelajar dan lain-lain. Ada delapan orang nan kelak bakal ikut datang di aktivitas tanggal 14 Agustus nanti. Undangan unik dari penerima faedah dari Bapak Presiden nan selama ini sudah menerima program tersebut dan merasakan manfaatnya," ujar Puan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (12/8/2026). 

Puan memaparkan bahwa total undangan nan disiapkan panitia mencapai nyaris 1.200 orang. Selain tamu unik dari Presiden, sidang tahunan juga dihadiri jejeran pejabat VIP mulai dari para menteri kabinet, menteri koordinator, kepala lembaga, hingga duta besar negara sahabat. 

Puan menjelaskan bahwa seluruh rangkaian agenda kenegaraan pada Jumat (14/8/2026) bakal dibagi ke dalam dua sesi utama. Sesi pertama, ialah Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI, dijadwalkan berjalan pukul 08.30 WIB hingga 11.00 WIB. 

Setelah itu, aktivitas bakal diskors untuk memberi ruang penyelenggaraan salat Jumat. Sesi kedua dilanjutkan pukul 14.30 WIB dengan agenda Rapat Paripurna DPR RI untuk mendengarkan pidato Presiden mengenai penyampaian Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangannya. 

"Tentu saja kita berambisi pada penyampaian RAPBN tahun anggaran 2027 kita bakal mendengar gimana pemerintah menyampaikan program-program prioritasnya nan berfaedah bagi bangsa dan negara. Harapan kita semuanya melangkah baik dan lancar," jelas Puan.

Digelar Hari Kerja

Puan menjelaskan tanggal penyelenggaraan Sidang Tahunan kali ini nan jatuh pada 14 Agustus, berbeda dari kebiasaan sebelumnya pada 16 Agustus. Ia menegaskan bahwa agenda tersebut telah disesuaikan dengan patokan tata tertib hari kerja. Ia mengatakan mengingat tanggal 16 Agustus 2026 jatuh pada hari Minggu, maka penyelenggaraan sidang dimajukan ke hari kerja terdekat. 

"Ini bukan dipindahkan, tetapi memang sesuai patokan dilaksanakan pada hari kerja. Sidang tahunan dan penyampaian RAPBN lazimnya dilaksanakan tidak pada hari Sabtu dan Minggu," kata Puan. (H-3)

Selengkapnya