Progres Sorlim 50%, Bukti Integritas Hilirisasi Vale Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

1 jam yang lalu 3
Progres Sorlim 50%, Bukti Integritas Hilirisasi Vale Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional PT Vale Indonesia mengungkap progres proyek Sorowako Limonite mencapai 50,5%, sekaligus menegaskan komitmen hilirisasi nikel, transparansi, dan pembangunan berkelanjutan.(PT Vale Indonesia Tbk)

PT Vale Indonesia menegaskan komitmennya terhadap tata kelola nan bertanggung jawab di usia ke-58, dengan membuka secara transparan perkembangan proyek strategis hilirisasi Sorowako Limonite (Sorlim). 

Di tengah percepatan transisi daya nasional, perusahaan menekankan pertumbuhan industri tidak hanya diukur dari nomor bangunan nan sekarang telah menembus 50,5%, tetapi juga dari integritas dalam membangun kepercayaan publik melalui keterbukaan info nan jeli dan berbasis fakta.

Di kembali megaproyek pembangunan akomodasi pemrosesan nikel kadar rendah di area industri Luwu Timur, PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) terus menunjukkan bahwa pertumbuhan upaya dan prinsip tata kelola nan baik kudu melangkah seiring. 

Memasuki usia ke-58, perusahaan tambang pelat merah itu menegaskan bahwa keterbukaan info merupakan pilar utama dalam membangun kepercayaan publik, sama pentingnya dengan kemajuan bentuk proyek strategis nasional.

"Tema HUT ke-58 PT Vale, Bertumbuh dengan Tanggung Jawab, menjadi pengingat bahwa integritas kudu tercermin dalam setiap aspek upaya kami, termasuk langkah kami membangun komunikasi dengan publik. Kepemimpinan nan bertanggung jawab kudu ditopang oleh keterbukaan informasi, sementara integritas diwujudkan melalui penyampaian info nan akurat, berimbang, dan berbasis fakta," ujar Yusri Yunus, Head of External Relations Sorowako & Outer Area PT Vale.

Tulang Punggung Hilirisasi

Fokus utama perusahaan saat ini tertuju pada penyelesaian Indonesia Growth Project (IGP) Sorowako Limonite (Sorlim), salah satu proyek strategis nasional nan mengintegrasikan pengembangan tambang limonit dengan akomodasi pemrosesan High Pressure Acid Leach (HPAL). 

Proyek dengan nilai investasi mencapai miliaran dolar ini dirancang untuk mengolah bijih nikel kadar rendah (rata-rata 1,14 persen Ni) menjadi produk berbobot tambah nan menjadi tulang punggung ekosistem kendaraan listrik dan transisi daya di Tanah Air.

Ridwan Banda, Senior Manager Construction IGP Sorlim, memaparkan bahwa pembangunan proyek nan dikerjakan berbareng mitra strategis Huayou ini menunjukkan diagram kemajuan nan signifikan.

"Pembangunan akomodasi HPAL bakal berlokasi di area industri Kabupaten Luwu Timur dan didukung oleh Feed Preparation Plant (FPP) serta beragam akomodasi penunjang. 
Hingga saat ini, progres bangunan tambang telah mencapai 50,5 persen dan ditargetkan rampung pada kuartal II 2027, sementara pembangunan akomodasi HPAL telah mencapai 19,3 persen dengan sasaran penyelesaian pada kuartal IV 2027," papar Ridwan.

Manfaat Sosial dan Lingkungan

PT Vale tidak hanya konsentrasi pada nomor konstruksi. Perusahaan menegaskan bahwa keberhasilan proyek strategis ini diukur dari kemampuannya menghadirkan shared value alias nilai berbareng bagi masyarakat dan lingkungan di sekitar wilayah operasional.

Di area pengembangan proyek, beragam program pemberdayaan telah melangkah paralel dengan pembangunan fisik. Di sektor pertanian, petani lokal mendapatkan pendampingan budidaya organik untuk meningkatkan produktivitas sekaligus menjaga kelestarian tanah. 

Di area pesisir, upaya konservasi digalakkan melalui penanaman mangrove, transplantasi terumbu karang, serta pengelolaan sampah berbasis organisasi untuk menjaga kualitas lingkungan secara berkelanjutan.

Tidak ketinggalan, investasi pada sumber daya manusia menjadi prioritas. Lebih dari 500 masyarakat telah mengikuti training keahlian bersertifikat guna meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal, sementara lebih dari 1.000 penerima faedah telah memperoleh support melalui program danasiwa di beragam jenjang pendidikan. 

Di sektor kesehatan, PT Vale berbareng pemangku kepentingan terus memperkuat upaya percepatan penurunan stunting.

Selain itu, pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sekitar letak proyek juga mendapatkan pendampingan intensif untuk meningkatkan kapabilitas usaha, memperluas akses pasar, serta memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.

Pertumbuhan dengan Integritas

Melalui beragam inisiatif tersebut, PT Vale meyakini bahwa pengembangan proyek merupakan bentuk nyata komitmen perusahaan untuk "bertumbuh dengan integritas". 

Kemajuan upaya nan ditandai dengan tembok bangunan nan semakin tinggi, kudu melangkah beriringan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat, pelestarian lingkungan, dan penguatan pembangunan berkepanjangan di Luwu Timur.

Dengan transparansi nan terus dijaga dan progres proyek strategis nan kian nyata, PT Vale mengirimkan pesan jelas bahwa hilirisasi nasional tidak hanya tentang membangun pabrik, tetapi juga tentang membangun kepercayaan dan kemakmuran berbareng secara berkelanjutan. (Z-2)

Selengkapnya