ilustrasi.(MI)
SEKRETARIS Jenderal PSSI Yunus Nusi berambisi suporter klub-klub nan mempunyai rivalitas tinggi untuk membangun silaturahmi satu sama lain.
"Misalnya Arema dengan Persebaya. Kami berambisi ada edukasi di sana. Kalau misalnya Arema bermain di kandang Persebaya, tidak apa-apa kami mengundang alias mempertemukan beberapa suporter Arema untuk datang ke Surabaya. Mereka bisa saling bersilaturahmi di sana," kata Yunus kepada awak media di Kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Jakarta, Rabu (12/8).
Yunus berambisi upaya tersebut dapat membuka jalan bagi suporter klub-klub nan mempunyai rivalitas panas, seperti Arema FC dengan Persebaya Surabaya dan Persija Jakarta dengan Persib Bandung, untuk dapat berada dalam satu stadion nan sama menyaksikan tim kesayangannya bertanding.
Diketahui, operator kejuaraan sepak bola Indonesia I.League sudah mencabut patokan larangan suporter tandang untuk musim depan, setelah patokan itu sudah melangkah empat tahun dalam kejuaraan sepak bola tanah air sejak Tragedi Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022.
Namun, penerapannya pada musim 2026/2027 tidak otomatis diberlakukan pada semua laga. I.League menekankan tim-tim dengan rivalitas tinggi, termasuk Arema versus Persebaya dan Persija melawan Persib tetap dipastikan tanpa kehadiran suporter tandang.
Yunus mengungkapkan makna krusial sosialisasi dan edukasi kepada suporter-suporter tersebut. Dia percaya suporter-suporter dengan rivalitas panas bisa saling menghargai dan menghormati satu sama lain.
"Saya percaya bahwa di tingkat atas, para suporter sebenarnya berkawan. Mereka saling menghargai dan menghormati. Namun, di tingkat bawah terkadang tetap ada rivalitas dan mungkin ada masa lampau nan belum bisa dilupakan," kata Yunus.
"Jadi, PSSI sangat memberikan kepercayaan kepada operator dan klub. Kami sangat berambisi ada mitigasi dan edukasi nan dilakukan oleh operator dan klub dalam rangka penerapan kebijakan suporter away itu," tambah dia.
Lebih lanjut, dia berambisi langkah-langkah silaturahmi menjadi momentum bagi seluruh suporter untuk membulatkan tekad menjaga persatuan dan menghentikan rivalitas nan berujung pada kerusuhan hingga hilangnya nyawa. (Ant/P-3)









English (US) ·
Indonesian (ID) ·