PSSI Kantongi Rp722 Miliar dalam Laporan Keuangan 2025–2026, Erick Thohir Sebut Bantuan APBN Tetap Dibutuhkan

1 jam yang lalu 3
PSSI Kantongi Rp722 Miliar dalam Laporan Keuangan 2025–2026, Erick Thohir Sebut Bantuan APBN Tetap Dibutuhkan Ketua Umum PSSI Erick Thohir (dua dari kiri) dalam konvensi pers seusai Kongres Biasa PSSI 2026 di Jakarta, Senin (3/8/2026).(ANTARA/FAJAR SATRIYO)

PSSI mencatatkan pendapatan mencapai Rp722 miliar dalam laporan keuangan tahunan periode 2025–2026. Laporan tersebut disampaikan oleh Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, dalam Kongres Biasa PSSI di Jakarta, Senin (3/8).

Erick menyampaikan bahwa nomor tersebut merupakan hasil audit finansial organisasi.

"Kami di PSSI senang, pendapatan kami kurang lebih tadi sudah diaudit, kurang lebih tahun ini (memperoleh) Rp722 miliar," kata Erick Thohir dalam konvensi pers.

Kendati sukses mencatatkan pendapatan ratusan miliar rupiah, Erick menegaskan bahwa perolehan tersebut tidak boleh disalahartikan. PSSI, kata dia, tetap memerlukan support biaya dari pemerintah untuk mendukung operasional dan program-programnya.

Dari total pendapatan nan dihimpun, sebagian mini di antaranya berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

"Kami juga berbangga, dari Rp722 miliar itu, Rp63 miliar dari APBN. Sisanya betul-betul kami di PSSI bekerja keras untuk pendanaan itu," ungkap Erick.

Ia menambahkan, sebagian besar biaya PSSI didapatkan dari kerja keras berdikari melalui beragam sektor komersial, seperti:

  • Kerja sama sponsor
  • Penjualan tiket pertandingan timnas
  • Penjualan kewenangan siar televisi
  • Penjualan merchandise resmi (Ant/Z-1)
Selengkapnya