PT Garam Siap Wujudkan Swasembada Garam Lewat K-SIGN di NTT

1 jam yang lalu 2
ARTICLE AD BOX

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Garam melakukan penandatanganan Kesepakatan Bersama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tentang Pengelolaan Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN) di Kabupaten Rote Ndao, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Penandatanganan Kesepakatan Bersama ini menjadi tonggak krusial sinergi antara pemerintah dan PT Garam dalam membangun area industri garam nan modern, produktif, berkelanjutan, dan berkekuatan saing guna memperkuat ketahanan garam nasional.

Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan, Koswara, menyampaikan bahwa kerjasama dengan PT Garam merupakan bagian dari upaya pemerintah membangun ekosistem industri garam nasional nan lebih terintegrasi, mulai dari pengelolaan area hingga peningkatan produktivitas dan kualitas garam nasional.

"Kerja sama ini merupakan fondasi krusial dalam membangun pengelolaan K-SIGN nan profesional, efektif, dan berkelanjutan. Dengan pengalaman PT Garam sebagai BUMN pergaraman, kami optimistis area ini dapat berkembang menjadi pusat pertumbuhan industri garam nasional nan bisa mendukung percepatan swasembada garam," ungkap dia dikutip dari keterangan tertulis, Jumat (3/7/2026).

Menurut Koswara, keberadaan K-SIGN di Kabupaten Rote Ndao diharapkan tidak hanya meningkatkan kapabilitas produksi garam nasional, tetapi juga menciptakan nilai tambah ekonomi melalui keterlibatan pemerintah daerah, masyarakat, dan para pelaku upaya dalam pengembangan kawasan.

Menanggapi kepercayaan tersebut, Direktur Utama PT Garam, Abraham Mose, menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan atas sinergi nan telah terjalin.

"PT Garam menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan atas kepercayaan nan diberikan kepada kami sebagai mitra strategis dalam pengelolaan Kawasan Sentra Industri Garam Nasional. Amanah ini bakal kami laksanakan secara profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pencapaian sasaran swasembada garam nasional," kata dia.

Menurut Abraham, pengalaman PT Garam dalam mengelola industri pergaraman nasional menjadi modal krusial untuk mendukung pengoperasian, pemanfaatan, pemeliharaan, serta pengembangan area K-SIGN secara optimal.

PT Garam bakal mengoptimalkan kapabilitas operasional, menerapkan tata kelola perusahaan nan baik, memperkuat sistem manajemen kawasan, serta mendorong penerapan teknologi dan penemuan guna meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan kualitas garam nasional. Sebagai Badan Usaha Milik Negara nan mendapat mandat dalam pengembangan industri pergaraman nasional, PT Garam juga menegaskan kesiapannya untuk mendukung beragam program prioritas Pemerintah,

"PT Garam siap menjadi bagian terdepan dalam mengimplementasikan beragam kebijakan Pemerintah di sektor pergaraman. Melalui pengelolaan K-SIGN, kami mau menghadirkan area industri garam nan modern, produktif, dan berkekuatan saing sehingga bisa meningkatkan produksi garam nasional, memperbaiki kualitas produk, mengurangi ketergantungan terhadap impor, sekaligus memberikan faedah ekonomi bagi masyarakat pesisir," ujar dia.

Pengelolaan K-SIGN di Rote Ndao diharapkan menjadi model pengembangan area garam nasional nan terintegrasi. Selain meningkatkan kapabilitas produksi dan kualitas garam dalam negeri, area ini juga diharapkan bisa membuka lapangan kerja, memperkuat rantai pasok industri, serta menciptakan kesempatan upaya baru bagi masyarakat.

"PT Garam meyakini bahwa keberhasilan mewujudkan swasembada garam nasional memerlukan kerjasama nan erat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, BUMN, petambak garam, bumi usaha, perguruan tinggi, dan masyarakat," terang Abraham.

"Ke depan, PT Garam bakal terus memperkuat transformasi perusahaan melalui peningkatan kapabilitas produksi, pengembangan teknologi dan inovasi, penguatan tata kelola perusahaan, serta ekspansi kerjasama dengan seluruh pemangku kepentingan sebagai corak support nyata terhadap program Pemerintah dalam mewujudkan Indonesia nan mandiri, tangguh, dan berkekuatan saing di sektor pergaraman," pungkas dia.

(dpu/dpu)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya