Purbaya Ungkap Anggaran Perlinsos Naik 10%, Tembus Rp 550 T

1 jam yang lalu 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan anggaran perlindungan sosial (Perlinsos) pada 2027 mencapai Rp549,9 triliun. Adapun, anggaran tersebut naik 10%, jika dibandingkan outlook 2026 sebesar Rp500 triliun.

Purbaya menjelaskan Perlinsos merupakan salah satu instrumen pemerintah untuk melindungi masyarakat dari beragam akibat sosial sekaligus menjaga daya beli.

"Anggaran perlindungan sosial merupakan salah satu instrumen krusial untuk melindungi masyarakat dari akibat sosial, menjaga daya beli, dan meningkatkan keahlian ekonomi masyarakat miskin dan rentan," kata Purbaya dalam rapat kerja dengan Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Kamis (27/8/2026).

Adapun, anggaran Perlinsos digunakan untuk memenuhi kebutuhan dasar melalui Program Keluarga Harapan (PKH) bagi 10 juta family penerima faedah (KPM) dan Program Sembako bagi 17,8 juta KPM.

Selain itu, Perlinsos juga mencakup atensi sosial dan penanganan musibah bagi 13,5 ribu orang, support iuran Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) bagi 74,8 juta orang, serta subsidi BBM jenis tertentu sebanyak 20.097,5 ribu kiloliter.

Di sektor kesehatan, Perlinsos juga meliputi Program Indonesia Pintar (PIP) bagi 22,1 juta siswa dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah bagi 1,1 juta mahasiswa.

Sementara di sektor kesehatan, anggaran digunakan untuk support iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), termasuk Penerima Bantuan Iuran (PBI) serta peserta PBPU dan BP kelas III bagi 49,6 juta peserta.

Selain itu, Perlinsos juga mencakup subsidi Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi 5,1 juta debitur sebagai bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat.

Dalam rapat kerja ini, Banggar menyoroti Program Indonesia Pintar (PIP) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah. Banggar mempertanyakan pencantuman PIP dan KIP dalam Perlinsos. Pasalnya, kedua program tersebut juga masuk ke dalam anggaran pendidikan.

Purbaya pun meluruskan perihal ini. Purbaya mengaku terdapat kesalahan dalam penyajian info anggaran. Dia menjelasnkan bahwa bagian KIP an PIP memang beririsan dengan anggaran pendidikan.

"Salah ketik lagi. Itu memang tampilannya beririsan," kata Purbaya.

Dia berjanji bakal memperbaiki penyajian info tersebut agar tidak menimbulkan kesan adanya penghitungan anggaran secara ganda.

"Kita koreksi, bu. Nanti untuk presentasinya enggak bakal kita klaim sebagai Perlinsos," tegasnya.

(haa/haa) [Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya