Puskesmas Tanrutedong Luncurkan Lima Inovasi untuk Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan

1 jam yang lalu 3
ARTICLE AD BOX
Puskesmas Tanrutedong Luncurkan Lima Inovasi untuk Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan Ilustrasi(Dok Istimewa)

UPT Puskesmas Tanrutedong Kabupaten Sidenreng Rappan terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat melalui peluncuran lima penemuan nan dirancang untuk menjawab beragam kebutuhan di bagian kesehatan dan administrasi.

Kelima penemuan tersebut merupakan pendapat para tenaga kesehatan dan aparatur di lingkungan UPT Puskesmas Tanrutedong untuk meningkatkan efektivitas pelayanan, keselamatan pasien, serta kualitas tata kelola puskesmas.

Inovasi pertama adalah ALKES PENSI (Alarm Kesehatan Peduli Hipertensi) nan diinisiasi dr. Ayuni Noprianti Idris. Inovasi ini bermaksud meningkatkan kesadaran pasien hipertensi untuk rutin mengontrol tekanan darah dan mematuhi pengobatan. Dengan demikian, akibat komplikasi akibat hipertensi diharapkan dapat diminimalkan.

Inovasi kedua, ERUPSI (Edukasi Orang Tua untuk Pahami Waktu Erupsi Gigi Anak di Puskesmas Tanrutedong), diinisiasi drg. Nurul Marhamah Husain. Program ini bermaksud meningkatkan pemahaman orang tua mengenai waktu tumbuh alias erupsi gigi anak melalui media edukasi nan mudah diakses dan menarik, sehingga perhatian terhadap kesehatan gigi dan mulut anak dapat ditingkatkan sejak usia dini.

Di bagian kefarmasian, Puskesmas Tanrutedong menghadirkan Si-BUD (Sistem Informasi Beyond Use Date Obat) nan diinisiasi Wahyuni, S.Farm., Apt. Inovasi ini mengoptimalkan penyampaian info mengenai Beyond Use Date (BUD) obat agar penggunaannya lebih aman, efektif, dan logis sesuai ketentuan.

Inovasi berikutnya adalah SIPATEN (Sistem Pengisian Identitas Pasien Terverifikasi) nan diinisiasi Nurul Rezky G., A.Md. RMIK. SIPATEN dikembangkan untuk mengoptimalkan pengisian identitas pasien baru secara lengkap, akurat, dan terverifikasi pada aplikasi E-Puskesmas. Inovasi ini juga diharapkan meningkatkan kualitas info rekam medis sebagai dasar pelayanan kesehatan dan pengambilan keputusan.

Sementara itu, penemuan kelima adalah TERAPIS (Teknologi Arsip Puskesmas Strategis) melalui pemanfaatan Microsoft Access nan diinisiasi Harisah, A.Md. Inovasi ini bermaksud mengoptimalkan pengelolaan arsip surat masuk dan surat keluar secara digital, meningkatkan efisiensi pelayanan manajemen persuratan, mengurangi akibat kehilangan maupun kerusakan arsip, serta mendukung penerapan sistem manajemen berbasis digital.

Melalui TERAPIS, Puskesmas Tanrutedong menargetkan 95–100 persen arsip surat masuk dan surat keluar terdigitalisasi. Selain itu, waktu pencarian arsip ditargetkan kurang dari lima menit, akibat kehilangan alias kerusakan arsip semakin rendah, serta 90–100 persen pegawai bisa mengelola dan mengakses arsip digital secara mandiri.

Kepala UPT Puskesmas Tanrutedong, Bd. Hj. Nurtang, S.ST., M.Kes., menyampaikan apresiasi atas lahirnya beragam penemuan tersebut. Menurutnya,

Ia berambisi kelima penemuan tersebut memberikan faedah dan akibat positif bagi Puskesmas Tanrutedong maupun masyarakat nan dilayani. Selain itu, penemuan tersebut diharapkan dapat menjadi contoh dan direplikasi oleh puskesmas lain di Kabupaten Sidenreng Rappang maupun wilayah lain dalam upaya mewujudkan pelayanan kesehatan nan semakin berbobot dan inovatif. (H-2)

Selengkapnya