Atlet panjat tebing Indonesia Putra Tri Ramadani(Instagram @srondeng_26)
ATLET panjat tebing Indonesia, Putra Tri Ramadani nan berkawan disapa Srondeng, berbareng Alma Ariela Tsany, sukses mencatatkan hasil gemilang dalam Kompetisi Mini Pelatnas Asian Games 2026. Keduanya keluar sebagai nan terbaik pada nomor lead perorangan putra dan putri dalam arena nan diselenggarakan oleh Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI).
Kompetisi nan berjalan selama dua hari, 19-20 Agustus 2026, ini digelar di pusat training nasional (pelatnas) panjat tebing, Bekasi, Jawa Barat. Ajang ini mempertemukan para atlet pelatnas dengan atlet nonpelatnas nan menduduki ranking nasional 1 hingga 6.
Pelatih Kepala Timnas Panjat Tebing Indonesia, Galar Pandu Asmoro, mengungkapkan bahwa Srondeng memimpin kategori putra dengan raihan skor 34. Ia sukses mengungguli atlet asal Thailand, Ozzy Auswin, nan telah berasosiasi dalam latihan pelatnas selama sepekan terakhir. Sementara itu, di sektor putri, Alma Ariela Tsany tampil dominan dengan membukukan skor 48+.
"Ajang tersebut dirancang untuk memberikan pengalaman kompetitif kepada atlet terbaik Indonesia sekaligus menguji kesiapan mereka menghadapi persaingan sebelum tampil di Asian Games," ujar Galar saat dihubungi dari Jakarta, Rabu (19/8).
Berikut adalah hasil komplit podium nomor lead perorangan pada Kompetisi Mini Pelatnas Asian Games 2026:
| Putra (Lead) | Juara 1 | Putra Tri Ramadani (Srondeng) | 34 |
| Juara 2 | Ozzy Auswin (Thailand) | 30+ | |
| Juara 3 | Ravianto Ramadhan | 23+ | |
| Putri (Lead) | Juara 1 | Alma Ariela Tsany | 48+ |
| Juara 2 | Nur Ismatul Sakdia (Jawa Timur) | 29+ | |
| Juara 3 | Sukma Lintang Cahyani | 29 |
Secara keseluruhan, kejuaraan ini diikuti oleh 33 atlet nan terdiri dari 14 atlet pelatnas dan 19 atlet nonpelatnas. Selain disiplin lead, para atlet juga bertanding di nomor speed. Keterlibatan atlet non-pelatnas bermaksud agar mereka dapat merasakan atmosfer persiapan menuju kejuaraan internasional sekaligus mendukung program pembinaan prestasi nasional secara berkelanjutan.
Galar menambahkan bahwa simulasi ini menjadi bagian krusial dalam peta jalan menuju Asian Games 2026, guna memastikan seluruh atlet terbaik Indonesia mempunyai kesiapan mental dan teknis nan matang sebelum berkompetensi di level benua. (Ant/Z-1)









English (US) ·
Indonesian (ID) ·