Rakernas Pagar Nusa Perkuat Konsolidasi Organisasi Jelang Muktamar NU Ke-35

13 jam yang lalu 4

loading...

Pimpinan Pusat Pagar Nusa menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2026 nan menjadi forum konsolidasi nasional dalam rangka menyongsong Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) Ke-35. Foto: Ist

JAKARTA - Pimpinan Pusat Pagar Nusa menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2026 nan menjadi forum konsolidasi nasional dalam rangka menyongsong Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) Ke-35. Mengusung tema “Merajut Ikhtiar, Meneguhkan Khidmah, Menjaga Marwah Nahdlatul Ulama,” Rakernas menjadi momentum krusial untuk memperkuat soliditas organisasi, menyatukan langkah perjuangan, serta merumuskan arah kebijakan Pagar Nusa dalam menghadapi agenda strategis NU.

Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Ulil Abshar Abdalla saat membuka Rakernas menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kekompakan seluruh badan otonom Nahdlatul Ulama sebagai kekuatan utama dalam merawat jam’iyah, memperkuat khidmah kepada umat, serta menjaga marwah organisasi di tengah dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara.

Baca juga: ‘Perang Tiga Poros’ di Muktamar NU 2026, dari Istana hingga Pesantren

Dia mengapresiasi kontribusi Pagar Nusa nan selama ini tidak hanya berkedudukan dalam pelestarian seni bela diri pencak silat, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam kaderisasi, penguatan karakter, dan pengamanan beragam agenda strategis NU.

Rakernas dihadiri jejeran Pengurus Harian Pimpinan Pusat Pagar Nusa, Dewan Khos, para Ketua Pimpinan Wilayah Pagar Nusa dari beragam provinsi, serta unsur-unsur organisasi nan mempunyai tanggung jawab dalam menyukseskan penyelenggaraan Muktamar NU Ke-35.

Kehadiran para peserta dari seluruh Indonesia mencerminkan semangat kebersamaan dan komitmen untuk membangun organisasi nan semakin solid, adaptif, dan responsif terhadap tantangan zaman.

Ketua Umum PP Pagar Nusa Muchamad Nabil Haroen menyampaikan bahwa Rakernas merupakan forum strategis untuk menyatukan visi dan langkah organisasi menjelang Muktamar NU. Tema nan diusung tahun ini mengandung makna bahwa seluruh kader Pagar Nusa kudu terus merajut ikhtiar melalui kerja kolektif, meneguhkan khidmah sebagai orientasi utama pengabdian, serta menjaga marwah Nahdlatul Ulama dengan mengedepankan persatuan, kedisiplinan, dan loyalitas terhadap keputusan organisasi.

Selengkapnya