14 dancer siap melaju ke National Final Red Bull Dance Your Style Indonesia 2026! Turut datang Jaïra Joy, pemenang World Final 2025, nan berbagi pengalaman berbareng para dancer.(MI/Chatrine Simanjuntak)
AKSES ke panggung kejuaraan dance tetap menjadi tantangan bagi dancer nan berada jauh dari pusat penyelenggaraan.
Kesempatan tampil berskala internasional tetap belum merata. Perluasan akses menjadi kunci untuk menemukan lebih banyak talenta dari luar kota besar.
Red Bull Dance Your Style Indonesia 2026 membuka online qualifier untuk pertama kalinya, nan memungkinkan dancer dari beragam wilayah mengikuti seleksi tanpa kudu lebih dulu datang ke Jakarta.
“Karena tahun-tahun kemarin kan nggak ada online qualifier, apalagi nan tahun lampau ada di Bali sama Jakarta aja. Jadi memang nggak sempat datang lantaran tiket dari Manado tuh mahal,” kata Richard Mamuko, dancer asal Sulawesi nan menjadi salah satu dari 14 finalis Red Bull Dance Your Style Indonesia 2026
Richard mengetahui kejuaraan tersebut dari temannya, setelah mengetahui info itu dirinya melakukan beragam persiapan untuk dapat datang dalam kejuaraan ini. Ia mempelajari lagu nan diberikan kemudian berlatih setiap hari.
Di tengah kesibukannya mengajar di studio dance, Richard mengaku tetap menyempatkan sekitar tiga jam latihan setiap hari untuk mempersiapkan diri.
“Jadi jika juri dari luar itu lumayan random, jadi kan dia nggak tahu siapa nan terkenal, jadi nggak bias, jadi betul-betul pure,” ujarnya.
Red bull membuka kejuaraan lewat online qualifier agar dapat mencakup beragam peserta dari 38 Provinsi, Jalur online tersebut menjadi bagian baru dalam pencarian talenta Red Bull Dance Your Style Indonesia.
Sebelumnya, babak kualifikasi berjalan di Jakarta dan Bali sehingga dancer dari wilayah nan jauh kudu menghadapi tantangan biaya dan akses perjalanan.
Richard sekarang berasosiasi dengan 13 finalis lainnya, ialah Jonathan Defj, Arif Rachman Hakim, Klarisa Gunawan, Lucas Semuel, Yehuda, Choirul Anam, Widy Sandra, Gabriela Matenael, Eyga, Jessy Nirmala, Viera, Stella Jelsin, dan Eko.
Dikabarkan juga bakal ada 2 peserta tambahan dari runner up tahun kemarin,yang membikin peserta menjadi 16 peserta untuk msuk ke babak selanjutnya.
Salah satu finalis, Stella Jelsin memandang babak selanjutnya memerlukan persiapan nan berbeda.
Pengalamannya mengikuti Red Bull Dance Your Style pada tahun sebelumnya membuatnya memahami bahwa musik nan digunakan dalam kejuaraan ini tidak selalu sama dengan street dance battle nan biasa dia hadapi.
“Jadi lagunya lebih ke entertain, lebih ke pop, lebih ke eksplorasi setiap genre. Jadi praktikku juga berbeda. Aku bakal berlatih dengan lagu-lagu nan berbeda aliran nan bisa saya persiapkan untuk Red Bull nan final nanti,” kata Stella.
Stella juga menjelaskan bahwa keahlian beradaptasi dengan musik serta menciptakan momen di depan penonton menjadi tantangan terbesar. Ia mencontohkan Yehuda, salah satu finalis, sebagai dancer nan menurutnya bisa mengontrol perhatian penonton melalui banyak kejutan dalam penampilannya.
“Dia tahu gimana untuk mengontrol penonton dan mendapatkan perhatian dari penonton. Jadi itu sangat menantang bagi saya lantaran saya biasanya hanya melakukan battle hip-hop dan street dance,” ujar Stella.
Kompetisi ini telah menjadi iri unik Red Bull Dance Your Style. Para dancer berhadapan satu musuh satu dengan musik nan dipilih secara acak, sementara penonton menjadi penentu kemenangan melalui voting.
Artinya, teknik bukan satu-satunya modal untuk bertahan. Dancer juga kudu bisa membaca musik, berimprovisasi, menciptakan momen, sekaligus membangun karakter di atas panggung.
Karakter setiap dancer juga terlihat unik dan kreatif, mulai dari aksesori nan dikenakan hingga style nan digunakan. Beberapa dancer apalagi memadukan unsur budaya lokal melalui busana maupun style tari nan ditampilkan di atas panggung. Para dancer diberikan ruang untuk mengeksplorasi penampilan sesuai dengan karakter masing-masing.
Ke-14 finalis bakal bertanding pada National Final Red Bull Dance Your Style Indonesia 2026 pada 29 Agustus di Parkir Timur Senayan, GBK.
Mereka bakal bersaing berbareng Albert Alessandro sebagai juara nasional 2025 dan Ramar sebagai runner-up 2025 nan kembali melalui jalur wildcard.
Pemenang National Final bakal membawa nama Indonesia ke World Final Red Bull Dance Your Style di Zurich, Swiss, pada 24 Oktober 2026.









English (US) ·
Indonesian (ID) ·