Respons Ko Hee Jin usai Terseret Kasus Dugaan Pelecehan di Red Sparks

5 hari yang lalu 17

Jakarta, CNN Indonesia --

Pelatih Daejeon JungKwanJang Red Sparks Ko Hee Jin mengatakan dirinya kudu berhati-hati dalam berbincang lantaran masalah dugaan pelecehan seksual di mantan klub Megawati Hangestri Pertiwi ini tetap diselidiki.

"Karena masalah ini sedang diselidiki secara cermat, saya tidak mempunyai perihal spesifik untuk dikatakan," kata Ko Hee Jin dikutip dari Naver.

"Jika masalah ini betul-betul terungkap, perihal itu pasti bakal menimbulkan akibat dan beban nan signifikan tidak hanya bagi klub tetapi juga bagi seluruh organisasi bola voli," ucap Ko Hee Jin menambahkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kasus dugaan pelecehan seksual nan menyeret pembimbing Red Sparks, Ko Hee Jin, terus menjadi sorotan di Korea Selatan.

Pelatih nan sempat menangani Megawati Hangestri Pertiwi itu sekarang ikut diperiksa setelah diduga mengetahui kejadian tersebut, tetapi tidak mengambil tindakan untuk melindungi korban.

Perkara ini bermulai pada Januari 2026 saat Red Sparks menggelar aktivitas makan malam resmi tim di sela jarak pertandingan All-Star V-League musim 2025/2026.

Dalam pertemuan nan dihadiri jejeran pembimbing dan para pemain itu, seorang staf pembimbing nan dalam laporan investigasi disebut sebagai Pelatih B diduga melakukan pelecehan seksual terhadap salah satu pemain voli putri.

Ko Hee Jin dipastikan berada di letak saat kejadian berlangsung. Berdasarkan hasil investigasi media Korea Selatan, posisi duduknya disebut berada tepat di seberang tempat terjadinya dugaan pelecehan tersebut.

Karena berada sangat dekat dengan letak insiden, muncul tuduhan bahwa Ko Hee Jin mengetahui apa nan terjadi, tetapi melakukan pembiaran alias tidak melakukan upaya untuk menghentikan tindakan tersebut maupun melindungi korban.

Meski demikian, dugaan pelecehan itu baru dilaporkan secara resmi beberapa bulan kemudian. Pada pertengahan Mei 2026, korban menyampaikan laporan kepada pihak klub.

Manajemen Red Sparks menyatakan langsung mengambil langkah internal setelah menerima pengaduan tersebut dan mulai memproses kasus sesuai prosedur nan berlaku.

[Gambas:Video CNN]

(rhr/rhr/ptr)

Add as a preferred
source on Google
Selengkapnya