ARTICLE AD BOX
Jakarta, CNN Indonesia --
Lamine Yamal ikut bersuara merespons pernyataan mantan perdana menteri Spanyol, Mariano Rajoy nan menyerang timnas Prancis jelang semifinal Piala Dunia 2026.
Laga Prancis vs Spanyol diramaikan oleh beragam pihak. Namun Rajoy memilih langkah nan di luar pemisah dengan menyebut Prancis tidak mempunyai pemain Prancis.
Pernyataan itu didasari banyaknya pemain keturunan di tubuh timnas Prancis. Komentar Rajoy ini lampau ditanggapi oleh Lamine Yamal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meskipun tidak secara langsung menekan Rajoy, Lamine Yamal mengingatkan bahwa sepak bola adalah contoh bagus untuk persatuan.
"Saya tidak berpikir bahwa ada ruang untuk pembicaraan macam itu, namun jika sepak bola itu punya banyak tujuan, maka salah satunya adalah menyatukan masyarakat dan tidak ada contoh nan lebih baik selain Prancis dan kami."
"Pada akhirnya, itulah [definisi] tentang sepak bola. Saya sendiri tidak bisa berbincang atas hal-hal nan dikatakan oleh orang lain [Rajoy]," kata Lamine Yamal dikutip dari La Nacion.
Ucapan Rajoy ini sendiri memang terbilang aneh. Pasalnya di timnas Spanyol juga ada sejumlah pemain keturunan. Selain Lamine Yamal, ada pula Nico Williams.
Duel Prancis vs Spanyol bakal berjalan pada Rabu (15/7) awal hari WIB. Kedua tim bakal berkompetisi memperebutkan tiket lolos ke semifinal.
(ptr/nva)
Add
as a preferred source on Google

1 jam yang lalu
3








English (US) ·
Indonesian (ID) ·