Menteri Hukum Supratman Andi Agtas.(MI)
MENTERI Hukum Supratman Andi Agtas berambisi pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh dapat diselesaikan pada tahun ini setelah Presiden Prabowo Subianto memerintahkannya berkoordinasi dengan DPR RI.
Supratman di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, mengatakan dirinya telah berjumpa dengan Gubernur Aceh Muzakir Manaf, Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, serta unsur Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) mengenai pembahasan tersebut.
"Kami berkonsultasi dalam rangka pembahasan Undang-Undang Otonomi Khusus Aceh nan bakal berhujung di 2027 dan Presiden sudah memerintahkan kepada saya untuk berkoordinasi dengan teman-teman di DPR," kata Supratman.
"Kita berambisi mudah-mudahan Otsus Aceh bisa selesai tahun ini," tambahnya.
Adapun izin nan saat ini dibahas DPR adalah revisi Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh. Salah satu rumor dalam revisi tersebut adalah keberlanjutan Dana Otonomi Khusus Aceh nan berasas ketentuan saat ini bakal berhujung pada 2027. Dana Otsus Aceh diberikan untuk jangka waktu 20 tahun sebagaimana diatur dalam Pasal 183 UU Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh.
Badan Legislasi DPR RI sebelumnya telah menyepakati perpanjangan penyelenggaraan Dana Otsus Aceh dalam penyusunan RUU tentang Perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh.
Pembahasan revisi UU Pemerintahan Aceh juga mencakup sejumlah pengaturan mengenai kekhususan dan kewenangan Pemerintahan Aceh. Dalam kesempatan tersebut, Supratman membujuk seluruh masyarakat Aceh menjaga persatuan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Sebelumnya, kericuhan terjadi dalam rangkaian zikir dan angan berbareng memperingati 21 tahun Hari Damai Aceh di area Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Sabtu (15/8).
Dalam aktivitas tersebut, sejumlah massa mengibarkan Bendera Bulan Bintang nan identik dengan bendera Gerakan Aceh Merdeka (GAM), sebelum terjadi kericuhan saat abdi negara melakukan penertiban.
Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah di Banda Aceh, Senin, mengatakan peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI di Aceh berjalan kondusif dan membujuk masyarakat terus menjaga kedamaian.
"Kami berambisi kepada seluruh masyarakat Aceh di mana pun berada, mari kita jaga kedamaian, ketenangan, dan nan paling utama sesama kita rakyat Aceh mari bahu membahu mewujudkan Aceh nan sejahtera dan makmur," katanya. (Ant/P-3)









English (US) ·
Indonesian (ID) ·