Reza Indragiri Beri 2 Jempol untuk Kortas Tipidkor Usut 3 Perkara Dugaan Korupsi

2 jam yang lalu 2
ARTICLE AD BOX

loading...

Ahli Psikologi Forensik Reza Indragiri Amriel. Foto: SindoNews

JAKARTA - Ahli Psikologi Forensik Reza Indragiri Amriel mengapresiasi Korps Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipidkor) Polri mengusut tiga perkara kasus dugaan korupsi mengenai PLN Batubara, Asabri, dan Krakatau Steel. Bahkan, Reza memberikan dua jempol untuk Kortas Tipidkor.

“Saya mengapresiasi kerja Polri. Saya mau asumsikan ini murni operasi penegakan hukum,” kata Reza Indragiri dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (11/7/2026).

Dia juga mengaku terpukau oleh kerja Kortas Tipidkor. Dia mengaku telah mengecek laman resmi Kortas Tipidkor dan mengejutkan setelah mengetahui kerja mutakhir Kortas dalam pemberantasan korupsi adalah pada Oktober 2025.

Baca juga: Jadi Tersangka Korupsi dan TPPU, Febrie Adriansyah Belum Ditahan

“Saya jadi bertanya-tanya, ketika KPK dan Kejagung beruntun melakukan pengungkapan kasus-kasus raksasa, kenapa Polri lewat Kortas Tipidkornya justru condong sunyi. Data-data di situs nan sama juga menunjukkan bahwa pengungkapan-pengungkapan nan Kortas lakukan skalanya jauh di bawah kasus-kasus tipikor oleh dua lembaga antirasuah nan saya sebut tadi,” tuturnya.

Ketika dikabarkan bahwa temuan penyergapan oleh Kortas beberapa hari lampau merupakan argumen kenapa Febrie Adriansyah (FA) ketika tetap menjabat Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) dibuntuti, Reza justru membatin. “Jampidsus dibuntuti setidaknya sejak Mei 2024. Tapi kenapa baru dibongkar dua tahun kemudian. Padahal, salah satu kunci detterence effect adalah kecepatan kerja,” tuturnya.

Selengkapnya