RI Masih Bisa Ekspor Minyak pada 2026, Paling Banyak ke Thailand!

2 jam yang lalu 3

Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, Indonesia tetap bisa mengekspor minyak mentah selama periode tahun melangkah pada 2026.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono mengatakan, ekspor minyak mentah Indonesia selama enam bulan pertama tahun ini hanya terjadi pada Februari-April 2026.

"Minyak mentah pada Januari tidak terdapat ekspor," kata Ateng saat konvensi pers di kantornya, Jakarta, Senin (3/8/2026).

Pada Februari 2026, BPS mencatat, nilai ekspor minyak mentah Indonesia mencapai US$ 125,6 juta dengan volume 251,4 ribu ton.

Kemudian, pada Maret 2026, nilainya naik menjadi US$ 133 juta dengan volume nan justru sedikit menyusut menjadi 208,5 ribu ton.

Selanjutnya, pada April 2026 mulai ada penurunan dengan nilai US$ 66,3 juta dan volumenya sebanyak 74,3 ribu ton.

"Dan di Mei hingga Juni 2026 tidak terdapat ekspor minyak mentah," ungkap Ateng.

Total ekspor minyak mentah Indonesia selama periode Januari-Juni 2026 paling banyak ke Thailand dengan share 88,81%. Selanjutnya ke Malaysia 4,89%, dan China 4,34%.

(arj/arj) [Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya