RI-Tailan Perkuat Perang Penipuan Online

1 jam yang lalu 2
RI-Tailan Perkuat Perang Penipuan Online Ilustrasi(Dok Magnific)

PRESIDEN Prabowo Subianto menegaskan komitmen Indonesia dan Tailan untuk memperkuat kerja sama keamanan, terutama dalam menghadapi kejahatan transnasional nan semakin kompleks di tengah meningkatnya ketidakpastian global.

Hal tersebut disampaikan Prabowo dalam konvensi pers berbareng Perdana Menteri Tailan Anutin Charnvirakul di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (3/8). Kedua negara sepakat mempererat koordinasi dalam penanganan beragam ancaman keamanan nontradisional, termasuk kasus penipuan daring alias online scam.

Prabowo mengapresiasi support pemerintah Tailan dalam memfasilitasi pemulangan penduduk negara Indonesia nan menjadi korban jaringan online scam di wilayah Tailan. Menurutnya, kerja sama tersebut menjadi bukti eratnya hubungan kedua negara.

"Saya menyampaikan apresiasi. Terima kasih saya atas nama bangsa Indonesia kepada pemerintah Tailan atas support dan kerja sama nan erat, nan telah memfasilitasi pemulangan penduduk negara Indonesia nan menjadi korban online scam," ujar Prabowo.

Ia menyebut jumlah penduduk negara Indonesia nan sukses dipulangkan melalui kerja sama tersebut cukup besar, ialah mendekati 1.000 orang. Bantuan tersebut, kata Prabowo, mempunyai makna krusial bagi masyarakat Indonesia nan menjadi korban kejahatan lintas negara.

Menurut Prabowo, perkembangan kejahatan transnasional menjadi salah satu tantangan keamanan nan kudu direspons melalui kerja sama antarnegara. Karena itu, Indonesia dan Tailan sepakat meningkatkan pertukaran informasi, intelijen, hingga investigasi berbareng untuk membongkar jaringan kriminal.

"Ke depan kami sepakat untuk memperkuat kerja sama dalam pertukaran info dan intelligence, juga kerja sama investigasi bersama, selanjutnya pencarian aliran keuangan, serta koordinasi penegakan norma untuk membongkar jaringan kejahatan transnasional," katanya.

Selain penanganan online scam, kedua negara juga mendukung pengembangan Transnational Referral Mechanism (TRM). Mekanisme tersebut dinilai dapat menjadi langkah krusial untuk mempercepat proses perlindungan, identifikasi, serta pemulangan korban kejahatan lintas negara secara kondusif dan bermartabat.

Prabowo mengatakan penguatan kerja sama keamanan menjadi bagian dari upaya Indonesia dan Tailan menjaga ketahanan serta relevansi ASEAN di tengah perubahan situasi global.

"Dengan meningkatnya ketidakpastian dunia dan semakin kompleksnya tantangan keamanan nontradisional, Indonesia dan Thailand kudu terus memainkan peran kepemimpinan dalam memperkuat ketahanan dan relevansi ASEAN," ujar Prabowo.

Selain sistem kerja sama baru, Indonesia dan Tailan juga sepakat mengoptimalkan beragam forum bilateral nan sudah berjalan, termasuk Indonesia-Thailand High Level Committee dan Indonesia-Thailand Security Dialogue untuk memperkuat koordinasi di bagian keamanan dan pertahanan. (E-4)

Selengkapnya