Ribuan orang berebut apem pada puncak seremoni yaqowiyu 1448 H di Lapangan Klampean, Jatinom, Klaten.(MI/Djoko Sardjono)
RIBUAN orang dari beragam wilayah memadati area Sendang Klampeyan, Jatinom, Klaten, Jumat (31/7). Mereka berkumpul sejak pagi dengan tujuan untuk ngalap berkah kue apem yaqowiyu nan bakal disebar di lapangan tersebut.
Sebar apem pada puncak perayaan yaqowiyu 1448 Hijriah, merupakan tradisi budaya warisan Ki Ageng Gribig. Panitia seremoni yaqowiyu tahun ini menyiapkan kue apem 6,5 ton nan disebar untuk masyarakat setelah Salat Jumat.
Puncak seremoni yaqowiyu nan meriah dan ditandai dengan sebar apem di area Sendang Klampean, dihadiri Menteri Koordinator Perekonomian Erlangga Hartarto, nan merupakan keturunan trah dari Ki Ageng Gribig. Selain itu, datang Bupati dan Forkompimda Klaten.
Menko Perekonomian dan Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, mengawali sebar apem dari panggung kehormatan. Setelah itu, penyebaran apem dilanjutkan panitia dari dua menara nan ada di lapangan Sendang Klampeyan.
Apem yaqowiyu nan disebar dari menara, diperebutkan ribuan orang nan telah menunggu di bawah terik matahari. Mereka memercayai apem warisan Ki Ageng Gribig nan disebar pada puncak seremoni yaqowiyu itu penuh berkah.
Sebelumnya, Erlangga Hartarto dalam sambutannya mengatakan tradisi sebar apem yaqowiyu warisan Ki Ageng Gribig perlu dipertahankan. Tradisi ini adalah simbol berkah, berbagi rezeki, serta untuk menjaga persatuan dan kesatuan.
“Saya datang di puncak seremoni yaqowiyu ini tidak hanya sebagai menteri, tetapi dalam kapabilitas sebagai family besar Ki Ageng Gribig. Pun, tradisi seremoni yaqowiyu ini menjadi simbol infak dan berbagi rezeki,” jelasnya.
Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, menyampaikan syukur bahwa tradisi sebar apem yaqowiyu dapat dipertahankan. “Tradisi sebar apem yaqowiyu nan meriah ini juga dalam rangkaian Hari Jadi ke-222 Klaten,” ujarnya.
Salah satu visitor puncak seremoni yaqowiyu, Tukul, penduduk Cawas, menyatakan senang tiap tahun bisa datang ke tempat sebar apem yaqowiyu. Maksud dan tujuannya untuk berjibaku ngalap berkah apem Ki Ageng Gribig.
“Alhamdulillah, saya kali ini dapat berkah apem tiga biji. Nanti, sebagian apem kita makan dan sebagian lagi ditanam di sawah untuk menyuburkan lahan pertanian. Ya, semoga apem yaqowiyu membawa berkah,” ujarnya. (E-2)








English (US) ·
Indonesian (ID) ·