Rodri Tak Menyangka Raih Golden Ball, Tanpa Cetak Gol dan Assist

1 hari yang lalu 5

Jakarta, CNN Indonesia --

Gelandang jangkar Timnas Spanyol, Rodri, sukses menyabet penghargaan Bola Emas alias Golden Ball sebagai Pemain Terbaik Piala Dunia 2026, mengalahkan dua megabintang dunia, Lionel Messi dan Kylian Mbappe.

Keberhasilan Rodri meraih gelar perseorangan bergengsi tersebut terbilang luar biasa. Pemain berumur 30 tahun itu dianugerahi Bola Emas meskipun tidak mencatatkan satu pun gol maupun assist dalam delapan pertandingan nan dilakoni Spanyol sepanjang turnamen.

Kendati demikian, statistik Rodri mencatatkan rekor umpan sukses dan jarak tempuh lari tertinggi dibandingkan pemain mana pun di Piala Dunia jenis kali ini. Ketenangan dan ketangguhannya di lini tengah menjadi fondasi utama kejayaan La Furia Roja hingga sukses mengangkat trofi juara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam rilis resminya, FIFA menyatakan bahwa "kemampuan Rodri dalam menghubungkan lini belakang dan depan, intersep krusial, serta kecermatan umpan nan sangat presisi memainkan peran vital dalam keberhasilan Spanyol menguasai dunia."

Pada laga final melawan Argentina, bintang Manchester City tersebut tampil dominan dengan mengemas 101 umpan sukses dari 105 percobaan, memenangi 80 persen duel, dan menciptakan dua kesempatan emas. Kerja kerasnya menjadi aspek kunci Spanyol hanya kebobolan satu gol dalam delapan laga.

Prestasi ini mengukuhkan nama Rodri dalam jejeran elite sejarah sepak bola. Ia sekarang sejajar dengan para legenda seperti Franz Beckenbauer, Gerd Muller, dan Zinedine Zidane sebagai pemain nan sukses mengawinkan gelar Piala Dunia, Piala Eropa, Liga Champions, dan Ballon d'Or.

"Ini terasa seperti naskah movie nan sempurna. Saya sungguh tidak pernah menyangka perihal ini," ujar Rodri emosional usai menerima penghargaan, seperti dilansir The National News.

Banner Gempita Bola 2026

"Saya mau generasi muda memandang bahwa seorang pemain nan pernah menyentuh langit, lampau jatuh ke neraka [akibat cedera], bisa bangkit kembali. Ini adalah pelajaran tentang langkah bangkit dari kesulitan."

"Kami sangat bahagia. Skuad ini sungguh luar biasa. Kami sekarang menjadi juara bumi dua kali. Ini adalah turnamen tersulit dalam sejarah Piala Dunia. Kami sukses mengalahkan tim dahsyat Argentina nan diperkuat Messi, pemain terbaik sepanjang sejarah," tambahnya.

Sementara itu, penyerang Prancis Kylian Mbappe mengukir sejarah sebagai pemain pertama nan sukses memenangi penghargaan Sepatu Emas alias Golden Boot Piala Dunia sebanyak dua kali.

Mbappe menutup turnamen dengan koleksi 10 gol setelah mencetak brace (dua gol) dalam kekalahan dramatis Prancis 4-6 dari Inggris pada laga perebutan tempat ketiga, Sabtu (18/7).

[Gambas:Twitter]

Dominasi Spanyol di panggung penghargaan perseorangan makin komplit setelah kiper Unai Simon dianugerahi Sarung Tangan Emas (Golden Glove) dan bek muda Pau Cubarsi menyabet gelar Pemain Muda Terbaik FIFA (FIFA Best Young Player).

[Gambas:Video CNN]

(wiw/jun)

Add as a preferred
source on Google
Selengkapnya