Jakarta, CNN Indonesia --
Pemain Argentina, Cristian Romero tidak bersalaman dengan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump saat pengalungan lencana di final Piala Dunia 2026.
Romero merupakan penggawa Argentina nan tampil melawan Spanyol. Hanya saja, La Albiceleste kudu mengakui kelebihan Spanyol dengan skor 1-0 lewat babak perpanjangan waktu di Stadion New York, New Jersey, Amerika Serikat, Senin (20/7) awal hari WIB.
Seusai pertandingan, pemain Argentina dan Spanyol mengikuti seremonial pengalungan medali. Skuad Argentina nan finis sebagai runner up lebih dulu naik ke podium untuk menerima pengalungan lencana perak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Romero naik ke podium setelah rekan setimnya, Julian Alvarez. Bek Tottenham Hotspur itu kemudian terlihat menyalami Presiden FIFA, Gianni Infantino nan mengalunginya lencana perak.
Trump tepat berada di sebelah Romero. Namun, Trump tidak menyodorkan tangan untuk bersalaman.
Romero sempat memandang sesaat ke arah Trump lampau memilih berlalu mengikuti Alvarez.
Romero dimainkan sebagai starter oleh pembimbing Lionel Scaloni dalam laga Spanyol vs Argentina. Namun, Romero tidak bisa tampil penuh lantaran mengalami masalah dengan kakinya.
Pemain berumur 28 tahun kudu ditarik keluar pada menit ke-70. Posisinya digantikan oleh Facundo Medina.
Sebelum Romero mengalami cedera, tandemnya di jantung pertahanan Lisandro Martinez sudah lebih dulu digantikan oleh Nicolas Otamendi jelang akhir babak pertama.
(jal/ptr)
Add
as a preferred source on Google

2 hari yang lalu
5








English (US) ·
Indonesian (ID) ·