Rupiah Hari Ini Melemah imbas Ketegangan di Timur Tengah

56 menit yang lalu 2
Rupiah Hari Ini Melemah imbas Ketegangan di Timur Tengah ilustrasi(Antara)

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah pada perdagangan Selasa (11/8). Rupiah hari ini terkoreksi 40 poin alias 0,23 persen ke level Rp17.795 per dolar AS, dibandingkan posisi pada penutupan sebelumnya di level Rp17.755 per dolar AS.

Analis mata duit Doo Financial Futures, Lukman Leong, menyatakan bahwa pelemahan rupiah ini dipicu oleh meningkatnya ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah (Timteng). Kondisi tersebut berakibat langsung pada kenaikan nilai minyak mentah dunia.

“Rupiah diperkirakan bakal melemah terhadap dolar di tengah ketidakpastian geopolitik di Timteng nan kembali meningkatkan nilai minyak mentah dunia. Saat ini nilai minyak berada di level 83,21 dolar AS per barel, naik signifikan dibandingkan penutupan minggu lampau nan berada di nomor 77 dolar AS per barel,” ujar Lukman di Jakarta, Selasa (11/8).

Kebuntuan di Selat Hormuz

Ketegangan di area tersebut diperparah oleh laporan dari Anadolu nan mengutip pernyataan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei. Ia menegaskan bahwa Selat Hormuz tidak bakal dibuka kembali hingga Amerika Serikat memenuhi tuntutan Iran, termasuk pengakhiran blokade angkatan laut terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.

Hingga saat ini, perundingan mengenai masa depan jalur pelayaran strategis di Selat Hormuz tetap mengalami kebuntuan. Meski demikian, Iran dilaporkan telah berkompromi dengan Oman dan mencapai kesepahaman mengenai peta jalur pelayaran.

Konsultasi teknis tetap terus melangkah untuk menyelesaikan poin-poin dalam pernyataan bersama. Sejumlah sistem direncanakan bakal dibentuk guna memastikan keselamatan lampau lintas maritim, perlindungan lingkungan, serta penanganan kejahatan maritim di wilayah tersebut.

Sentimen Data Ekonomi AS

Selain aspek geopolitik, pergerakan rupiah juga dipengaruhi oleh sikap penanammodal nan condong berhati-hati (wait and see). Pelaku pasar saat ini tengah menantikan rilis info penjualan ritel AS nan diperkirakan bakal tumbuh sebesar 1,8 persen.

Dengan mempertimbangkan beragam aspek eksternal tersebut, Lukman memprediksi nilai tukar rupiah bakal bergerak naik turun condong melemah sepanjang hari ini. "Rupiah diprediksi berkisar di nomor Rp17.750 hingga Rp17.850 per dolar AS," pungkasnya. (Ant/E-3)

Selengkapnya