ARTICLE AD BOX
loading...
Pembina DPP Perempuan Bangsa Rustini Muhaimin menggelar training menjahit bagi para santri Pondok Pesantren Al Madrosatul Quran, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Rabu (1/7/2026). Foto: Istimewa
JAKARTA - Pembina DPP Perempuan Bangsa Rustini Muhaimin menegaskan bahwa pendidikan pesantren kudu bisa melahirkan generasi nan tidak hanya kuat secara spiritual, tetapi juga siap menghadapi tantangan zaman. Hal itu ditegaskannya saat menggelar training menjahit bagi para santri Pondok Pesantren Al Madrosatul Qur'an, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Rabu (1/7/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya membekali santri dengan keahlian praktis sebagai bekal menghadapi kehidupan di masa depan. Pelatihan tersebut diharapkan bisa menumbuhkan semangat kemandirian dan jiwa wirausaha di kalangan santri. Selain memperdalam pengetahuan kepercayaan dan menghafal Al-Qur'an, santri juga perlu mempunyai keahlian nan dapat menjadi modal untuk berkarya, berdikari secara ekonomi, serta memberikan faedah bagi masyarakat.
"Santri tidak cukup hanya belajar pengetahuan kepercayaan dan menghafal Al-Qur'an. Namun, mereka juga kudu mempunyai keahlian nan spesifik agar mempunyai bekal untuk membangun masa depan nan lebih baik. Dengan skill, santri bakal lebih percaya diri, lebih mandiri, apalagi bisa menciptakan lapangan pekerjaan bagi dirinya maupun orang lain," ujar Rustini.
Baca juga: Prabowo: Indonesia Berada pada Persimpangan Sejarah, di Tengah Konflik Dunia









English (US) ·
Indonesian (ID) ·