Pekerja Pertamina Hulu Mahakam memandang proses pengerjaan proyek Bekapai Artificial Lift di anjungan lepas pantai lapangan Bekapai, Kalimantan Timur, Rabu (27/3/2024).(Antara)
PRESIDEN Prabowo Subianto menetapkan sasaran lifting minyak mentah sebesar 610 ribu barel per hari (bph) dan lifting gas bumi sebesar 954 ribu barel setara minyak per hari (BOEPD) dalam RAPBN 2027. Target tersebut menjadi salah satu dugaan krusial dalam menentukan proyeksi penerimaan negara dari sektor minyak dan gas bumi.
Untuk lifting minyak mentah, sasaran 610 ribu bph tidak mengalami perubahan dibandingkan dengan dugaan dalam APBN 2026. Pemerintah mempertahankan sasaran tersebut dengan mempertimbangkan kondisi produksi minyak nasional serta perkembangan sektor hulu migas.
“Lifting minyak 610 ribu barel per hari,” kata Prabowo saat menyampaikan pokok-pokok RAPBN 2027.
Sementara itu, sasaran lifting gas bumi ditetapkan sebesar 954 ribu BOEPD. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan dugaan APBN 2026 nan mencapai 984 ribu BOEPD, alias turun 30 ribu BOEPD.
“Lifting gas 954 ribu barel setara minyak per hari,” ujar Prabowo.
Selain sasaran produksi, pemerintah juga menetapkan dugaan nilai minyak mentah Indonesia (ICP) sebesar US$75 per barel. Kombinasi nilai minyak dan realisasi lifting tersebut bakal berpengaruh terhadap penerimaan negara dari sektor migas. (E-4)









English (US) ·
Indonesian (ID) ·