ARTICLE AD BOX
Jakarta, CNN Indonesia --
Argentina menang 3-1 atas Swiss di babak perempat final Piala Dunia 2026, nan sekaligus memastikan mereka menggenggam tiket semifinal.
Meskipun sukses menyarangkan tiga gol, laga kontra Swiss tidaklah mudah bagi Lionel Messi dan kawan-kawan. Bahkan, Swiss bermain dengan 10 orang sejak menit ke-69 setelah Breel Embolo diusir wasit.
Pelatih Argentina, Lionel Scaloni, mengakui Swiss tim nan sangat susah untuk ditaklukkan, kendati pasukannya unggul dalam perihal jumlah pemain.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sejujurnya, kami menderita hari ini. Kami tahu mereka adalah tim nan sangat kuat secara fisik. Saya pikir mereka membikin kami sangat kesulitan. Kami tidak bisa keluar dari situasi-situasi tertentu," ujar Scaloni, seperti dilansir situs resmi FIFA usai laga Argentina vs Swiss, Minggu (12/7) pagi WIB.
"Sejujurnya, keberuntungan berpihak pada kami hari ini, lantaran mereka mendapat kartu merah dan, dari situ, tim kami langsung menyerang," sambungnya.
Tiga gol Argentina ke gawang Swiss dicetak Alexis Mac Allister pada menit ke-9, Julián Alvarez pada menit ke-112, dan Lautaro Martínez di penghujung laga. Sementara gol Swiss diciptakan Dan Ndoye pada menit ke-67.
Scaloni juga merasa timnya perlu meningkatkan diri menjelang pertandingan semifinal Piala Dunia 2026, di mana La Albiceleste bakal berjumpa dengan Inggris.
"Kita kudu realistis, kita mempunyai hal-hal nan perlu diperbaiki, tetapi menang selalu lebih baik. Meskipun demikian, apa nan dicapai tim ini hari ini adalah bersejarah," kata dia.
"Meskipun kami bisa bermain lebih baik, berada di semifinal (Piala Dunia) lagi adalah perihal nan bersejarah," tambah pembimbing berumur 48 tahun ini.
(wiw/jal)
Add
as a preferred source on Google

1 jam yang lalu
2








English (US) ·
Indonesian (ID) ·