Sekolah ini Gelar Lari Lintas Juang 17 Km, Wujudkan Semangat Kepemimpinan dan Perjuangan Generasi Muda

16 jam yang lalu 5
Sekolah ini Gelar Lari Lintas Juang 17 Km, Wujudkan Semangat Kepemimpinan dan Perjuangan Generasi Muda Ilustrasi(Dok Istimewa)

MEMPERINGATI Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan RI SMA Labschool Jakarta menggelar Lari Lintas Juang (Lalinju) 17 kilometer, Senin (17/8). Kegiatan nan mengusung semangat perjuangan dan kepemimpinan generasi muda ini menempuh rute dari Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata hingga SMA Labschool Jakarta, diikuti peserta OSIS dan MPK dari seluruh SMA Labschool lainnya. 

Kegiatan tersebut dihadiri  Rektor Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Komaruddin,  Penasihat Labschool, Arief Rachman, serta jejeran ketua SMA Labschool. Lalinju menjadi puncak dari rangkaian panjang proses pembinaan kepemimpinan OSIS dan MPK nan telah dilaksanakan sebelumnya.

Rangkaian aktivitas dimulai dari asesmen kepemimpinan, penyusunan proposal/essay dan motivation letter, sidang proposal, tes fisik, pembinaan di Yonif 328 Para Raider, Kostrad Cilodong, Pemilihan Ketua OSIS, hingga persiapan latihan bentuk menjelang Lalinju. Setiap tahapan dirancang untuk membentuk karakter peserta agar mempunyai ketangguhan, tanggung jawab, keahlian bekerja sama, serta kesiapan menjadi pemimpin di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Melalui keterangan nan diterima hari ini,Rektor UNJ Prof. Dr. Komaruddin,  mengatakan bahwa Lari Lintas Juang tidak hanya menjadi aktivitas untuk merayakan Hari Kemerdekaan,  juga menjadi sarana untuk menumbuhkan semangat kepemimpinan dalam diri siswa.

“Kegiatan Lari Lintas Juang menjadi salah satu langkah untuk merayakan Hari Kemerdekaan sekaligus menumbuhkan semangat kepemimpinan dalam diri siswa. Lewat aktivitas ini, siswa belajar tentang keberanian, tanggung jawab, kerja sama, dan pantang menyerah. Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari karakter siswa Labschool, tidak hanya saat mengikuti kegiatan, juga dalam kehidupan sehari-hari. Dari Labschool untuk Indonesia dan Dunia," papar Komaruddin.

Semangat perjuangan juga menjadi bagian krusial dalam penyelenggaraan Lalinju. Penasihat Labschool, Arief Rachman, menilai  kegiatan tersebut merupakan momentum bagi siswa untuk memahami bahwa perjuangan tidak hanya dimaknai melalui ketahanan fisik,  juga melalui keteguhan karakter.

“Kekuatan dalam Lari Lintas Juang bukan sekadar tentang ketahanan fisik, juga mencerminkan semangat juang para pahlawan dalam memperjuangkan kemerdekaan. Melalui aktivitas ini, kita belajar meneladani keberanian, kegigihan, dan pantang menyerah dalam menghadapi setiap tantangan,” kata Arief Rachman.

Kontribusi Positif

Sementara itu, Kepala SMA Labschool Jakarta, Badru Zaman, menekankan pentingnya peran generasi muda dalam melanjutkan perjuangan dan mengisi kemerdekaan melalui kontribusi positif.

“Semangat Labschool adalah semangat pemuda nan kudu terus kita jaga, lantaran putra-putri kita adalah generasi penerus cita-cita bangsa. Mari isi kemerdekaan dengan karya, prestasi, dan adab mulia, serta tumbuh menjadi pemuda-pemudi nan bisa memberi faedah bagi bangsa dan dunia," tandas Badru.

Bagi para peserta, Lalinju menjadi pengalaman nan tidak hanya menguji ketahanan fisik,  juga memberikan ruang untuk merefleksikan proses panjang nan telah mereka jalani selama mengikuti rangkaian LK & LRP.
Ketua OSIS SMA Labschool Jakarta Periode 2026–2027, Muhammad Fakhri Lesmana, mengatakan  perjalanan Lalinju menjadi bagian dari proses pembentukan kepemimpinan nan bakal dijalani bersama.

“Bagi saya, Lari Lintas Juang bukan hanya tentang menyelesaikan perjalanan sejauh 17 kilometer, juga tentang gimana kami belajar untuk bertanggung jawab, bekerja sama, dan terus melangkah ketika menghadapi tantangan. Proses nan kami jalani sejak awal LK & LRP membikin kami memahami bahwa menjadi pemimpin memerlukan ketangguhan dan komitmen,”tegasnya.

Hal senada disampaikan Ketua MPK SMA Labschool Jakarta Periode 2026–2027, Amara Kinaya Saraswati. Menurutnya, semangat perjuangan nan diperoleh selama Lalinju diharapkan tidak berakhir setelah aktivitas berakhir.

“Lalinju mengajarkan kami bahwa semangat perjuangan bukan hanya tentang kuat secara fisik, juga tentang gimana kita tetap bertahan, saling mendukung, dan menyelesaikan tanggung jawab bersama. Harapannya, nilai-nilai tersebut dapat kami terapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik sebagai pengurus OSIS dan MPK maupun sebagai pelajar," minta Amara.

Pelaksanaan Lari Lintas Juang menjadi penanda berakhirnya rangkaian pembinaan LK & LRP sekaligus menjadi awal bagi para pengurus OSIS dan MPK terpilih untuk menjalankan tanggung jawab kepemimpinan mereka. Momentum Hari Kemerdekaan menjadi pengingat bahwa perjuangan generasi muda tidak berakhir pada mengenang sejarah, tetapi diwujudkan melalui karakter, karya, prestasi, dan kontribusi nyata bagi lingkungan sekitar.

Melalui Lalinju, SMA Labschool Jakarta terus menanamkan nilai kepemimpinan, keberanian, tanggung jawab, kerja sama, kegigihan, dan pantang menyerah sebagai bagian dari karakter generasi muda. Semangat perjuangan nan dimulai dari langkah demi langkah diharapkan terus tumbuh menjadi langkah nyata untuk memberikan faedah dari Labschool untuk Indonesia dan dunia.(H-2)

Selengkapnya