Semifinal Piala Dunia 2026: Bertabur Gelar dan Langka

2 jam yang lalu 3
ARTICLE AD BOX

Jakarta, CNN Indonesia --

Semifinal Piala Dunia 2026 terbilang spesial lantaran status para kontestan dan jarang terjadi dalam arena akbar empat tahunan.

Prancis, Spanyol, Inggris, dan Argentina jadi empat negara terakhir nan tersisa dalam Piala Dunia 2026. Prancis bakal berjumpa Spanyol di Stadion Dallas, Rabu (14/7), sementara Inggris bakal menghadapi Argentina di Stadion Atlanta, Kamis (15/7).

Keempat negara nan menjadi kontestan semifinal Piala Dunia 2026 berstatus sebagai kolektor trofi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Prancis menjadi juara bumi pada 1998 dan 2018, Spanyol menjadi kampiun pada 2010, Inggris pernah meraih trofi pada 1966, dan Argentina punya tiga bintang berkah kesuksesan pada 1978, 1986, dan 2022.

Ini merupakan kali pertama sejak 1990 alias setelah 36 tahun di mana para semifinalis Piala Dunia berisi negara-negara nan pernah menjadi juara dunia.

Pada Piala Dunia 1990 nan berjalan di Italia, keempat semifinalisnya adalah Jerman, Argentina, Italia, dan Inggris.

Kemudian dalam delapan jenis selanjutnya, dari 1994 hingga 2022, selalu ada negara-negara nan belum pernah menjadi juara masuk ke semifinal.

Banner Gempita Bola 2026

Pada 1994 terdapat Bulgaria dan Swedia. Empat tahun berselang apalagi hanya Brasil nan berstatus sebagai kolektor gelar, sementara Belanda, Kroasia, dan Prancis belum punya catatan meraih trofi.

Pada 2002 terdapat kejutan Turki dan Korea Selatan. Dalam jenis 2006 ada Portugal. Pada Piala Dunia 2010 giliran Spanyol dan Belanda nan jadi negara non-juara di semifinal.

Belanda lagi-lagi masuk empat besar pada 2014. Kroasia dan Belgia menjadi semifinalis tanpa gelar Piala Dunia pada 2018. Sedangkan empat tahun lampau terdapat Kroasia dan Maroko.

Semifinal Piala Dunia pertama nan menampilkan jejeran negara peraih gelar terjadi pada 1970 ketika Brasil, Italia, Uruguay, dan Jerman berebut tiket ke final.

[Gambas:Video CNN]

(nva/ptr)

Add as a preferred
source on Google
Selengkapnya