ARTICLE AD BOX
Jakarta, CNBC Indonesia - Senator Amerika Serikat (AS) Lindsey Graham meninggal bumi pada Sabtu malam setelah mengalami sakit singkat nan datang secara tiba-tiba. Kabar tersebut disampaikan Direktur Komunikasi kantornya melalui unggahan di platform X pada Minggu awal hari.
Graham, nan berumur 71 tahun, merupakan senator Partai Republik dari South Carolina nan cukup berpengaruh. Dikutip dari Reuters, pada awal pekerjaan politiknya, dia dikenal sebagai salah satu pengkritik keras Presiden AS Donald Trump sebelum kemudian menjadi salah satu sekutu paling loyal Trump di Capitol Hill.
"Keluarga Senator Graham menghargai angan nan diberikan pada masa ini dan meminta privasi selama periode nan sangat susah ini," demikian pernyataan dari kantornya, Minggu (12/6/2026).
Graham terpilih menjadi personil Senat AS pada 2002. Sebelum menjabat di Senat, dia terpilih sebagai personil Dewan Perwakilan Rakyat (House of Representatives) AS pada 1994 untuk mewakili distrik kongres ketiga South Carolina, sebagaimana tercantum dalam situs resminya.
Sebagai politikus nan dikenal mempunyai pandangan kuat di bagian pertahanan, situs resminya menyebut Graham secara konsisten mendorong beragam kebijakan dalam Perang Melawan Terorisme (War on Terror) nan dinilai bisa melindungi kepentingan keamanan nasional jangka panjang Amerika Serikat.
Belakangan, Graham menjabat sebagai Ketua Komite Anggaran Senat (Senate Budget Committee). Ia juga merupakan personil Komite Alokasi Anggaran Senat (Senate Committee on Appropriations), Komite Judisial Senat (Senate Judiciary Committee), serta Komite Lingkungan Hidup dan Pekerjaan Umum Senat (Senate Committee on Environment and Public Works). Graham diketahui tidak pernah menikah dan tinggal di Seneca, South Carolina.
(haa/haa)
Addsource on Google

1 jam yang lalu
2








English (US) ·
Indonesian (ID) ·