loading...
Sepp Blatter Ikut Kritik Rencana Infantino Jual Saham Piala Dunia, Netizen Singgung Masa Lalunya
Mantan Presiden FIFA Sepp Blatter ikut angkat suara terkait rencana Presiden FIFA Gianni Infantino membentuk FIFA Forward Enterprise (FFE) yang akan membuka peluang penjualan sebagian kecil hak komersial Piala Dunia kepada capitalist swasta. Namun, kritik Blatter justru memicu perdebatan karena banyak pihak mengingat kembali rekam jejaknya saat memimpin FIFA.
Dalam unggahannya di media sosial X, Blatter menilai hubungan dekat Infantino dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah membawa sepak bola ke arah yang mengkhawatirkan dari sisi bisnis.
"Hubungan erat antara Presiden FIFA dan Presiden AS telah mencapai dimensi finansial yang sangat merugikan sepak bola. Tidak seorang pun berhak menjual permainan kita," tulis Blatter.
Pernyataan itu muncul setelah laporan The Times mengungkap rencana FIFA membentuk FFE sebagai entitas komersial baru. Melalui skema tersebut, FIFA disebut ingin melepas sebagian kecil kepemilikan kepada capitalist eksternal guna menghimpun dana miliaran dolar AS. Federasi anggota juga akan memperoleh hak kepemilikan yang dapat diperdagangkan.
Rencana tersebut menuai penolakan dari sejumlah konfederasi, termasuk UEFA. Bahkan, asosiasi-asosiasi sepak bola Eropa dijadwalkan menggelar pertemuan darurat untuk membahas respons terhadap connection tersebut, termasuk kemungkinan mengambil langkah lebih lanjut apabila FIFA tetap melanjutkan rencananya.








English (US) ·
Indonesian (ID) ·