Serangan Udara AS di Pulau Qeshm Iran Tewaskan Pasangan Suami Istri dan 2 Balita

9 jam yang lalu 5
Serangan Udara AS di Pulau Qeshm Iran Tewaskan Pasangan Suami Istri dan 2 Balita Serangan udara AS menghantam Pulau Qeshm, Iran, dan menewaskan pasangan suami istri beserta balita mereka. Dua anak lainnya sukses diselamatkan dari reruntuhan.(Viory)

SERANGAN UDARA Amerika Serikat (AS) pada malam hari melanda wilayah Iran dan menewaskan pasangan suami istri beserta anak mereka nan berumur dua tahun. Korban tewas di dalam rumah mereka di Desa Chah Tangu, nan terletak di Pulau Qeshm sebelah selatan Iran, demikian dilaporkan media pemerintah Iran.

Dua anak lainnya, nan masing-masing berumur 11 dan 7 tahun, sukses dievakuasi dari reruntuhan gedung setelah sempat terjebak. Saat ini, keduanya sedang menjalani perawatan medis.

Desa Chah Tangu sebagian besar dihuni oleh para penyapu jalan dan buruh. Desa tersebut berada di Pulau Qeshm, pulau terbesar di Teluk Persia nan lokasinya berdekatan dengan jalur vital Selat Hormuz.

Rekaman kondisi rumah nan dirilis oleh media Iran memperlihatkan jam tembok di dalam kediaman korban terhenti pada pukul 03.36 waktu setempat saat serangan udara AS menghantam letak tersebut.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, mengonfirmasi identitas para korban tewas.

"Qaisar dan Zahra Jafari serta anak mereka nan tidak berdosa, Sina, nan berumur dua tahun," ujar Baqaei, seraya menambahkan bahwa beberapa rumah penduduk ikut hancur.

Melalui unggahannya di platform X, Baqaei menegaskan bahwa tindakan militer tersebut justru memperkuat solidaritas masyarakat Iran.

"Dengan setiap ledakan, dengan setiap kejahatan, dengan setiap sanksi, dengan setiap ancaman, dengan pembunuhan setiap anak, Anda membikin rakyat Iran semakin mantap dan berasosiasi dalam memihak tanah air mereka," kata Baqaei.

Gelombang Serangan Kembali Meningkat

AS dilaporkan kembali melancarkan serangan nan menyasar beragam letak di wilayah selatan dan pesisir Iran setelah sempat terjadi jarak singkat dalam pertempuran.

Komando Pusat AS (US Central Command) menyatakan bahwa pasukannya telah melakukan "gelombang serangan berat" terhadap Iran. Pihak AS menyebut tindakan tersebut merupakan jawaban atas dugaan percobaan serangan rudal nan menargetkan pasukan mereka di Timur Tengah.

Selain pemukiman di Chah Tangu, sebuah pusat olahraga di Kota Farashband juga dilaporkan mengalami kerusakan. Namun, tidak ada korban jiwa nan dilaporkan dari akomodasi tersebut.

Pulau Qeshm sendiri telah menjadi sasaran serangan sepanjang bentrok berlangsung. Pada bulan Maret lalu, media pemerintah Iran menuduh AS menyerang akomodasi desalinasi air di pulau tersebut.

Kondisi bentrok nan tidak menentu ini memicu kekhawatiran mendalam di kalangan penduduk setempat. Seorang wanita berumur 50 tahun nan tinggal di Pulau Qeshm mengungkapkan sulitnya menjalani kehidupan normal di tengah ancaman serangan.

"Ada kekhawatiran setiap kali saya mau tidur. Apakah Anda bakal memperkuat melewati malam, apakah kawan dan family Anda selamat, apakah bakal ada serangan, apakah kita bakal mendapat jeda. Anda nyaris tidak mau bangun di pagi hari dan memandang apa nan telah terjadi," tuturnya. (CNN/Z-2)

Selengkapnya