Sering Anyang-anyangan Disertai Nyeri saat Kencing? Kenali Ciri Batu Ginjal

1 jam yang lalu 2
Sering Anyang-anyangan Disertai Nyeri saat Kencing? Kenali Ciri Batu Ginjal ilustrasi(Magnific)

KENCING terasa nyeri alias muncul rasa mau buang air mini terus-menerus namalain anyang-anyangan kerap diidentikkan dengan jangkitan saluran kemih (ISK). Meski demikian, indikasi medis tersebut juga dapat menjadi sinyal awal munculnya penyakit batu ginjal. Lantas, seperti apa karakter batu ginjal nan perlu diwaspadai?

Batu ginjal terbentuk ketika mineral dan unsur tertentu dalam urine mengkristal hingga membentuk massa keras.

Batu berukuran mini terkadang dapat keluar melalui urine tanpa menimbulkan gejala.

Namun, ketika batu bergerak menuju ureter alias menyumbat saluran urine, beragam keluhan dapat muncul dan rasa sakit bisa menjadi sangat intens.

Kencing Nyeri dan Anyang-anyangan Bisa Jadi Gejala

Salah satu indikasi batu ginjal adalah rasa sakit alias terbakar ketika buang air kecil. Penderitanya juga dapat merasa lebih sering mau kencing. 

Berdasarkan laporan nan dikutip dari NIDDK, bagian dari National Institutes of Health (NIH), bahwa batu ginjal dapat menyebabkan rasa mau buang air mini terus-menerus, kencing hanya sedikit, hingga kesulitan mengeluarkan urine.

Namun, nyeri saat kencing dan anyang-anyangan bukan satu-satunya tanda. Gejala nan lebih unik adalah nyeri tajam pada punggung, sisi tubuh, perut bagian bawah, alias selangkangan. 

Rasa sakit tersebut dapat menjalar dan muncul dalam gelombang, dari ringan hingga sangat berat. Urine juga dapat berubah warna menjadi merah muda, merah, alias kecokelatan akibat adanya darah. 

Beberapa penderita juga mengalami urine keruh alias berbau tidak sedap, serta mual dan muntah.

Jangan Abaikan Demam dan Menggigil

Yang perlu diperhatikan, indikasi serupa juga dapat terjadi pada jangkitan ginjal alias pielonefritis. 

Dilansir NIDDK, jangkitan ginjal dapat menyebabkan sering buang air kecil, nyeri saat kencing, urine keruh alias berbau, serta nyeri pada punggung, sisi tubuh, alias selangkangan.

Demam dan menggigil juga dapat menyertai kondisi tersebut. Karena itu, kombinasi keluhan kencing dengan demam, menggigil, mual, muntah, alias nyeri dahsyat sebaiknya segera diperiksakan ke dokter.

Bagaimana Memastikannya?

Batu ginjal tidak dapat dipastikan hanya berasas gejala. Dokter dapat melakukan pemeriksaan urine dan darah serta pemeriksaan pencitraan seperti USG, X-ray, alias CT scan untuk mengetahui ukuran, jumlah, dan letak batu.

Jadi, kencing nyeri dan anyang-anyangan memang bisa menjadi karakter batu ginjal, tetapi bukan tanda nan spesifik. 

Jika keluhan disertai darah dalam urine, susah kencing, demam, menggigil, alias nyeri hebat, jangan menunda pemeriksaan medis untuk mengetahui penyebab sebenarnya.

(Cleveland Clinic/NIH/P-4)

Selengkapnya