Siap-Siap Ada Negara Baru Dekat RI, Bakal Merdeka 2030

1 jam yang lalu 3

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Bougainville Ishmael Toroama menetapkan tenggat waktu politis nan tegas bagi wilayah otonom tersebut untuk berpisah dari Papua Nugini (PNG). Pemerintah Otonom Bougainville secara resmi memutuskan bakal bertransisi menuju pemerintahan berdikari (self-government) pada 2027, sebelum akhirnya meraih kemerdekaan penuh pada 2030.

Mengutip laporan Islands Business, Jumat (26/06/2026), Toroama menjelaskan bahwa posisi akhir ini berdasar kuat pada Perjanjian Perdamaian Bougainville, Bagian XIV Konstitusi PNG, serta beragam kesepakatan pasca-referendum. Langkah sistematis ini diambil demi memberikan kepastian norma dan menjaga stabilitas keamanan setelah proses negosiasi tenteram melangkah lebih dari dua dekade.

"Posisi ini tidak didasarkan pada emosi alias kenyamanan semata. Ini berakar pada Perjanjian Perdamaian Bougainville, Bagian XIV Konstitusi Papua Nugini, serta komitmen dan kesepakatan resmi nan telah memandu perjalanan kita dan menjaga perdamaian hingga saat ini," tegas Presiden Toroama.

Ia menambahkan bahwa hasil referendum nan memilih kemerdekaan tetap menjadi pilar utama tuntutan rakyat Bougainville untuk menjadi negara berdaulat nan diakui secara internasional. Toroama juga merujuk pada serangkaian arsip kesepakatan bersama, seperti Komunike Bersama 11 Januari 2021, Pernyataan Bersama Kokopo, Wabag, APEC, Kovenan Era Kone, hingga Perjanjian Melanesia sebagai peta jalan resmi.

Peta Jalan Kemerdekaan dan Imbauan Menjaga Kepercayaan

Presiden Toroama mengingatkan bahwa kepercayaan antarpihak sekarang tengah diuji akibat adanya pelanggaran terhadap kesepakatan nan telah dibuat sebelumnya. Sesuai rencana, Bougainville bakal berada pada fase persiapan hingga 1 September 2027 dengan konsentrasi pada penguatan institusi, tata kelola pemerintahan, keamanan, dan kesiapan ekonomi.

Mulai 1 September 2027, wilayah tersebut bakal resmi memasuki era pemerintahan berdikari dengan mengambil alih kewenangan tambahan sesuai Pasal 289 Konstitusi PNG. Tahap ini merupakan corak ekspresi konstitusional tertinggi sebelum Bougainville sah menjadi negara merdeka pada tanggal nan bakal ditetapkan pada 2030.

Di akhir keterangannya, Toroama menegaskan komitmennya untuk tetap menjalin hubungan persahabatan dan kerja sama nan baik dengan Pemerintah Papua Nugini. Ia juga menyerukan agar seluruh rakyat Bougainville tetap bersatu, sabar, dan teguh menjaga perdamaian nan telah dibangun berbareng selama negosiasi berlangsung.

Presiden Bougainville Ishmael Toroama di KTT Pemuda Poka di Desa Poka (Pemerintah Otonom Bougainville/Facebook)Presiden Bougainville Ishmael Toroama di KTT Pemuda Poka di Desa Poka (Pemerintah Otonom Bougainville/Facebook) Foto: (Pemerintah Otonom Bougainville/Facebook)

(dce) [Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya