ARTICLE AD BOX
Fenomena Bedinding kembali terjadi di area Dataran Tinggi Dieng Jawa Tengah, pada Senin (13/7) awal hari.(Dok.Istimewa)
FENOMENA Bedinding kembali terjadi di Kawasan Dataran Tinggi Dieng di Kabupaten Wonosobo dan Banjarnegara, Jawa Tengah. Suhu di area itu mencapai -5 derajat celcius hingga mengakibatkan area dataran tinggi tersebut membeku tertutup embun beku.
Pemantauan Media Indonesia, Senin (13/7), ratusan visitor di area Dataran Tinggi Dieng sejak awal hari tetap memperkuat di tengah hamparan embun kaku (Bedinding) nan menutupi hamparan oadang dan padang rumput serta tanaman, mereka terlihat kagum dengan kejadian alam saat kondisi suhu -5 derajat celcius.
Udara dingin menusuk tulang pada awal hari tersebut, tidak membikin ratusan visitor beranjak dari hamparan embun kaku berwarna putih kapas tersebut, mereka seperti sudah menyiapkan diri menggunakan perlengkapan seperti jaket tebal, kaos tangan, penutup kepala (kupluk) hingga sepatu boots.
"Fenomena bedinding kembali terhadi sejak beberapa hati terakhir di area Dataran Tinggi Dieng, namun ini menjadi saya tarik wisata nan dinanti para pelancong," kata Kepala UPT Dieng Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banjarnegara Sri Utami.
Hal serupa juga diungkapkan Pelaksana Harian Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Wonosobo M. Kristijadi bahwa kejadian Bedinding di Kawasan Dataran Tinggi nan berjalan sejak Juni lampau meningkatkan kunjungan wisatawan, apalagi hingga akhir Juni tercatat rata-rata penjualan 1.620 tiket per hari.
Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Feri Oktaviana mengatakan kejadian embun upas (bedinding) menyelimuti Dataran Tinggi Dieng pada musim kemarau, terutama pada Juni hingga September lantaran adanya penurunan suhu antara malam hingga awal hari.
"Musim tandus dan aktifnya monsun Australia nan membawa udara kering dan dingin ke wilayah Indonesia, terutama aspek cuaca nan cerah dan tutupan awan nan sedikit, menyebabkan radiasi kembali mentari bekerja secara optimal hingga penurunan suhu pada malam hingga awal hari, " ujar Feri Oktaviana.
Berdasarkan catatan, lanjut Feri Oktaviana, di area Dataran Tinggi Dieng suhu terendah nan tercatat saat embun upas mencapai minus -7 derajat celsius pada beberapa hari terakhir, namun secara keseluruhan rata-rata suhu pagi hari di area tersebut berkisar antara 3-5 derajat celcius.
Menurut Feri Oktaviana kejadian Bediding dirasakan nyaris di seluruh wilayah Jawa Tengah saat musim kemarau, meskipun embun upas tidak terjadi di semua tempat, sedangkan Dieng nan berada di ketinggian 2.000 MDPL berbeda lantaran memungkinkan suhu mencapai di bawah 0 derajat celcius.
Fenomena Bedinding ini, ungkap Feri Oktaviana, diperkirakan tetap bakal terus terjadi hingga September mendatang, sehingga diminta penduduk berada di wilayah dataran tinggi tersebut untuk mengantisipasi penurunan suhu dengan memakai busana hangat dan menjaga daya tahan tubuh. (E-2)








English (US) ·
Indonesian (ID) ·