Tanggapi Isu Pergantian Kapolri, Sahroni: Pak Sigit Bekerja Profesional

56 menit yang lalu 4
 Pak Sigit Bekerja Profesional Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo(Dok. BPMI Setpres)

WAKIL Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, menanggapi santuy munculnya rumor mengenai Surat Presiden (Surpres) mengenai pergantian Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Sahroni menilai hembusan rumor tersebut merupakan perihal nan wajar mengingat masa kedudukan Sigit nan telah memasuki tahun kelima.

Meski rumor pergantian menguat, Sahroni meyakini Presiden Prabowo Subianto bakal tetap mempertahankan Jenderal Listyo Sigit Prabowo di posisinya. Ia menilai Sigit mempunyai rekam jejak keahlian dan profesionalisme nan sangat baik dalam memimpin Korps Bhayangkara selama ini.

"Kapolri bagus kok. Cuma kan rumor mengenai dengan gimana Kapolri diganti kan hembusannya kencang. Wajar, kan beliau sudah 5 tahun gitu. Karena lama, orang ada nan enggak suka, ya dimaklumkan saja," ujar Sahroni di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (4/8).

Sahroni memberikan apresiasi tinggi terhadap kerja keras Sigit dalam menjaga stabilitas dan keamanan nasional. Menurutnya, mengelola lembaga penegak norma nan melayani sekitar 280 juta masyarakat Indonesia merupakan tantangan besar nan sukses dijalankan dengan baik oleh Sigit.

Terkait adanya dinamika alias kekurangan di lapangan nan melibatkan oknum personil Polri, Sahroni menganggap perihal tersebut sebagai dinamika manusiawi dalam organisasi besar. Ia meminta publik tetap objektif memandang capaian lembaga secara menyeluruh.

"Tapi kan ini aspek profesionalisme nan dilakukan oleh Pak Sigit. Dia bekerja luar biasa lho. Pengamanan, walaupun ada kurangnya, wajar lah. Namanya pemimpin jika enggak ada kurangnya, itu namanya Tuhan," lanjutnya.

Politikus Partai NasDem ini menegaskan pentingnya membedakan antara keahlian Kapolri secara individual dan institusional dengan ulah oknum tertentu. Berdasarkan pertimbangan profesionalitas, Sahroni optimistis Presiden Prabowo tetap meletakkan kepercayaan penuh kepada Sigit.

"Tapi kan ada oknum-oknum nan mengatasnamakan institusi, itu biasa. Tapi saya percaya Presiden mempertahankan Pak Sigit lantaran kinerjanya cukup baik," pungkas Sahroni. (Z-10)

Selengkapnya