Fatmah Nahdi(Instagram @with.fatmah)
AKTRIS Fatmah Nahdi membagikan pengalaman mendalamnya saat terlibat dalam proyek film terbaru berjudul Bisikan Desa Gringsing. Dalam movie bergenre misteri ini, Fatmah menghadapi tantangan akting nan tidak biasa, ialah memerankan karakter Fatimah nan sangat minim dialog.
Fatmah menjelaskan bahwa tuntutan utama peran ini adalah keahlian menyampaikan emosi secara efektif hanya melalui gestur tubuh dan ekspresi wajah. Ia kudu bisa menghidupkan suasana tanpa banyak kata-kata di depan kamera.
"Tantangan terbesar saya untuk part-nya adalah memerankan suatu peran nan berbincang tanpa berbicara," ungkap Fatmah, dikutip Rabu (12/8/2026).
Kontras Karakter dan Suasana Syuting
Dalam narasi film, karakter Fatimah digambarkan sebagai sosok nan ditakuti penduduk kampung. Namun, Fatmah mengungkapkan bahwa kondisi di letak syuting justru berbanding terbalik dengan ketegangan nan terlihat di layar. Hubungan antarpemain dan kru berjalan sangat hangat dan penuh kebersamaan.
"Tapi lantaran di baliknya kita semua ketawa, rasa-rasanya bareng-bareng, ngobrol, jadi semuanya bikinnya rasanya beda-beda," tambahnya.
Kolaborasi Tiga Negara dan Kendala Bahasa
Produksi Bisikan Desa Gringsing merupakan proyek kerjasama lintas negara nan melibatkan rumah produksi dari Indonesia, Singapura, dan Malaysia. Keberagaman latar belakang kru dan pemain membawa tantangan tersendiri, terutama dalam perihal komunikasi.
Fatmah menyebut bahwa perbedaan bahasa justru menjadi pengalaman unik. Para pemain sering kali kudu menggunakan bahasa isyarat alias gerak-gerik tubuh untuk saling memahami satu sama lain di letak syuting. Selain itu, dia juga kudu beradaptasi dengan sistem kerja produksi internasional nan menerapkan agenda syuting secara ketat dan disiplin.
Informasi Produksi Film Bisikan Desa Gringsing
| Judul Film | Bisikan Desa Gringsing |
| Kolaborasi Produksi | Indonesia, Singapura, Malaysia |
| Pemeran Utama | Aghniny Haque, Surya Saputra, Fatmah Nahdi |
| Pemeran Pendukung | Kiki Narendra, Wida Hesti Putri, Khiva Iskak, Nina Tamam, Mian Tiara |
| Jadwal Tayang | 24 September 2026 |
Pesan Moral di Balik Ketegangan
Lebih dari sekadar menyajikan segmen menakutkan, movie ini membawa pesan moral nan kuat mengenai akibat dari setiap tindakan manusia. Melalui karakter Fatimah, movie ini mau mengingatkan penonton agar tidak meremehkan alias menyakiti pihak nan dianggap lemah.
"Pesannya jangan menyakiti makhluk apa nan terlihat lemah lantaran bisa jadi bumerang juga buat kamu. Tidak ada dendam nan tidak terbalas," tegas Fatmah.
Film nan mengisahkan misteri pencarian personil family nan lenyap ini dijadwalkan bakal menghiasi layar bioskop di seluruh Indonesia mulai 24 September 2026 mendatang. (Ant/Z-1)









English (US) ·
Indonesian (ID) ·