TASPEN Serahkan Bantuan Sembako dan Kebutuhan Penunjang kepada Masyarakat Terdampak Banjir di Kabupaten Ngada, NTT(taspen)
PT TASPEN (Persero) menyalurkan support kemanusiaan berupa 400 paket sembako serta beragam kebutuhan penunjang dengan total senilai 155 juta rupiah kepada masyarakat terdampak musibah gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (18/8).
Bantuan diserahkan Komisaris Utama TASPEN, Fary Djemy Francis, berbareng Direktur Investasi TASPEN, Rifki Isnaini Hassan kepada Ketua Ikatan Keluarga Ngada (Ikada) Kupang, Isidorus Lilidjawa, nan selanjutnya disalurkan kepada sekitar 450 jiwa di sejumlah titik pengungsian.
Komisaris Utama TASPEN, Fary Djemy Francis, mengatakan support ini merupakan corak kepedulian TASPEN terhadap masyarakat nan terdampak, terutama dalam memenuhi kebutuhan dasar selama berada di pengungsian.
“TASPEN Group turut bersungkawa cita atas musibah nan terjadi dan dampaknya bagi masyarakat NTT. Hari ini TASPEN menyalurkan support kepada masyarakat terdampak musibah gempa bumi di Kabupaten Ngada nan sejatinya bakal kami serahkan langsung, namun lantaran musibah gempa susulan nan terjadi, maka kami sampaikan support ini kepada Pemerintah Kota Kupang. Kendati demikian, TASPEN Kantor Cabang Ende sudah lebih dulu tiba di Kabupaten Ngada untuk menyerahkan langsung support di letak pengungsian sebagai respons cepat.” ujar Fary.
Kebutuhan penunjang nan disalurkan oleh TASPEN untuk mendukung masyarakat terdampak musibah di letak pengungsian terdiri atas 7 unit genset senilai Rp70 juta untuk mendukung kesiapan sumber listrik, 25 unit terpal senilai Rp25 juta sebagai perlindungan tempat tinggal sementara, serta 400 paket sembako senilai Rp60 juta untuk memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari masyarakat.
Selain itu, support obat-obatan turut disalurkan untuk mendukung kebutuhan kesehatan masyarakat terdampak nan mengalami gangguan kesehatan. Dalam proses penyalurannya, TASPEN sempat menghadapi hambatan transportasi nan menyebabkan pengedaran support tertunda.
Kendati demikian, perwakilan Insan TASPEN telah tiba di letak sejak Senin (17/8) untuk berkoordinasi dan memastikan kebutuhan masyarakat terdampak dapat segera ditangani. Selain memberikan support kemanusiaan, TASPEN juga berkomitmen untuk terus mendampingi peserta dan keluarganya di wilayah terdampak.
“Selain support paket sembako dan kebutuhan penunjang, TASPEN juga menyerahkan support kepada Gekrafs NTT (Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional Nusa Tenggara Timur) nan kemudian bakal mengirimkan tenaga kesehatan ke letak terdampak untuk mempercepat pemulihan masyarakat nan terdampak gempa bumi," ujarnya.
Fary berambisi support kemanusiaan ini dapat mendukung pemulihan masyarakat terdampak gempa di NTT.
Sementara itu, Isidorus Lilidjawa mengatakan masyarakat di wilayah utara Ngada tetap memerlukan support lantaran akibat gempa cukup parah. “Ngada mungkin tidak terlalu ramai di jagat sosial media berangkaian dengan pemberitaan gempa, tapi di Ngada bagian utara itu memang akibat gempanya sangat terasa. Banyak bangunan, banyak rumah nan rusak, apalagi roboh,” kata Isidorus.
Ia mengatakan sejumlah penduduk tetap mengungsi lantaran rumah rusak dan gempa susulan. Ikada Kupang juga menggalang bantuan sejak 16 Agustus 2026 nan nantinya disalurkan secara tepat sasaran melalui pemerintah alias lembaga kepercayaan setempat. (Z-2)









English (US) ·
Indonesian (ID) ·