Surabaya, CNN Indonesia --
Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares mengapresiasi pemainnya usai meraih kemenangan 1-0 atas PSMS Medan pada laga lanjutan Grup B Piala Presiden 2026.
Kemenangan tersebut menjadi clean sheet kedua secara beruntun bagi Persebaya setelah sebelumnya juga tidak kebobolan saat mengalahkan Persija Jakarta. Tavares mengatakan pertandingan ini dia gunakan untuk memberi menit bermain kepada sejumlah pemain nan belum bertanding pada laga sebelumnya. Termasuk kepada penjaga gawang kedua Persebaya, M Reza Arya Pratama.
"Tentang pertandingan ini, krusial untuk memberikan menit bermain kepada semua pemain, lantaran beberapa dari mereka lelah. Dan pertandingan terakhir melawan Persija intensitasnya terlalu tinggi," kata Tavares, saat konvensi pers usai pertandingan di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Rabu (29/7) malam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengakui performa timnya tidak konsisten sepanjang laga, namun Tavares tetap memuji sikap skuad Bajul Ijo di lapangan. Ia juga menyebut PSMS Medan sebagai musuh nan handal dan sempat menciptakan sejumlah kesempatan pada menit-menit akhir pertandingan.
"Tapi saya pikir [PSMS] Medan, juga, kita perlu mengatakan bahwa Medan di menit-menit terakhir punya dua tiga peluang. Jadi, artinya kami bermain melawan tim nan bagus menurut pandangan saya," ujarnya.
Tavares menambahkan, timnya sempat menciptakan sejumlah kesempatan di babak pertama namun belum maksimal dalam penyelesaian akhir. Situasi serupa juga terjadi di babak kedua, di mana Persebaya kerap membangun transisi serangan nan baik namun umpan terakhir belum melangkah sempurna.
"Mereka bermain bagus. Di babak pertama, kami punya peluang, kami kesempatan mendekati gawang, tapi kadang kami tidak menembak. Juga di babak kedua, kami banyak melakukan transisi nan bagus, tapi umpan terakhirnya tidak begitu bagus. Tapi bagaimanapun, ini dua pertandingan nan kami mainkan dan dua kemenangan, clean sheet, itu penting," ucapnya.
Disinggung soal solidnya lini pertahanan Persebaya dalam dua laga terakhir, Tavares mengaitkannya dengan catatan clean sheet nan juga pernah diraih timnya pada musim lampau di kejuaraan Super League. Menurutnya, clean sheet menjadi modal krusial untuk meraih kemenangan.
"Ya, jika Anda ingat musim lampau di Super League, enam pertandingan terakhir, kami dapat clean sheet. Dan saya bilang ke pemain, jika kami membikin clean sheet, kami lebih dekat untuk bisa memenangkan pertandingan. Karena jika kami tidak kebobolan gol dan kami mencetak satu alias dua gol, kami menang," katanya.
Tavares menegaskan pembangunan tim dimulai dari lini pertahanan, meski dia mengakui tetap ada sejumlah aspek lain nan perlu diperbaiki. Ia juga menyoroti keterbatasan waktu latihan akibat padatnya agenda pertandingan.
"Tapi krusial untuk membangun tim dari pertahanan ke depan. Jadi saat ini, konsentrasi kami lebih ke pertahanan, tapi kami juga perlu memperbaiki bagian-bagian lain dari tim. Tapi seperti saya bilang sebelumnya, susah untuk bermain pertandingan dalam periode nan begitu singkat lantaran kami tidak punya waktu untuk latihan. Kami hanya recover dan bermain, dan itu saja. Tapi saya sangat senang dengan sikap para pemain," katanya.
Pelatih asal Portugal ini menambahkan, catatan tanpa kebobolan tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh tim, bukan semata aspek keberuntungan. Tapi, Tavares tak mau sigap puas, mereka bakal melakukan pertimbangan dan terus memperbaiki
"Kami perlu bangga lantaran kami tidak kebobolan gol, dan kadang bisa beruntung, tapi kadang keberuntungan itu berasal dari kerja keras," ujarnya.
Soal persaingan di posisi penjaga gawang, Tavares menyebut pihaknya mau membangun kejuaraan nan sehat di seluruh posisi dalam skuad Persebaya, termasuk sektor kiper.
"Ah, tentang situasi ini. Kami perlu kejuaraan di skuad kami. Target kami adalah punya kejuaraan di semua posisi. Musim lampau juga Andhika, menurut saya, juga kiper nan bagus, tapi dia mau pergi, kami perlu menghormati itu," tuturnya.
Ia menegaskan Persebaya tidak hanya mengandalkan dua kiper utama, melainkan juga mempersiapkan penjaga gawang lain nan dinilai mempunyai potensi untuk tampil di masa depan.
"Tapi saya tidak hanya memandang dua kiper, kami juga punya kiper-kiper lain nan saya percaya punya potensi dan jika mereka bekerja dan menunjukkan performa, mungkin di masa depan bisa jadi kiper lain nan bermain, kita tidak pernah tahu," ucapnya.
(frd/ptr)
Add
as a preferred source on Google

1 jam yang lalu
2







English (US) ·
Indonesian (ID) ·