Polisi dan penduduk meninjau sumur tempat korban terjatuh dan meningga bumi di Desa Karanganyar, Kec. Dukuhturi, Kab. Tegal.( MI/Supardji Rasban)
SEORANG laki-laki berinisial NS, 71, penduduk Desa Karanganyar, Kecamatan Dukuhturi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, ditemukan meninggal bumi setelah jatuh ke dalam sumur.
Personel Polsek Dukuhturi berbareng Unit Identifikasi Satreskrim Polres Tegal dan tenaga kesehatan dari Puskesmas Dukuhturi bergerak sigap menindaklanjuti laporan masyarakat mengenai ditemukannya seorang laki-laki meninggal bumi di dalam sumur tersebut, Selasa (4/8/2026) awal hari.
Kapolsek Dukuhturi, IPTU Ahmad Joni, menjelaskan bahwa laporan diterima sekitar pukul 00.10 WIB setelah sebelumnya penduduk menemukan korban terjatuh ke dalam sumur belakang rumah pada Senin (3/8/2026) tengam malam.
“Mendapatkan info dari masyarakat, personel Polsek Dukuhturi berbareng petugas mengenai segera menuju letak untuk melakukan pengecekan, mengamankan tempat kejadian perkara, membantu proses pemindahan korban serta berkoordinasi dengan tenaga medis dan Unit Identifikasi Satreskrim Polres Tegal,” ujar Ahmad Joni.
Saat tiba di lokasi, petugas berbareng penduduk telah sukses mengevakuasi korban dari dalam sumur. Selanjutnya, tenaga kesehatan dari Puskesmas Dukuhturi melakukan pemeriksaan medis awal dan menyatakan korban telah meninggal dunia.
Pemeriksaan luar nan dilakukan oleh petugas medis berbareng Unit Identifikasi Satreskrim Polres Tegal tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Hasil tersebut kemudian disampaikan kepada pihak keluarga.
Ahmad Jhoni menyebut bahwa family menerima hasil pemeriksaan dan menolak dilakukan autopsi. Selanjutnya family membikin surat pernyataan serta menerima penyerahan jenazah untuk dimakamkan.
“Kami mengimbau masyarakat agar selalu memperhatikan aspek keselamatan di lingkungan tempat tinggal, terutama pada area nan mempunyai sumur alias letak berpotensi membahayakan.
Menurut Ahmad Jhoni, pengamanan akses sumur dan peningkatan kewaspadaan perlu diperhatikan.
"Harapannya ya agar dapat mencegah terjadinya peristiwa serupa,” pungkas Ahmad Joni.(H-4)








English (US) ·
Indonesian (ID) ·