Presiden Rusia Vladimir Putin.(Anadolu)
UTUSAN Khusus Presiden Amerika Serikat, Steve Witkoff, Rabu (12/8), mengucapkan terima kasih kepada Presiden Rusia Vladimir Putin atas pembebasan penduduk negara AS Robert Gilman nan sebelumnya ditahan di Rusia, serta atas keterlibatan pribadi Putin dalam masalah tersebut.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Presiden Putin lantaran telah memberikan pemaafan kepada Robert Gilman atas dasar kemanusiaan dan atas keterlibatannya secara pribadi selama proses ini," tulis Witkoff di platform X.
Witkoff mengunggah foto berbareng Gilman nan diambil saat berada di pesawat dan menyambut kepulangannya. Witkoff pun menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden AS Donald Trump. Pada awal pekan ini, Trump juga telah mengucapkan terima kasih kepada Rusia atas kerja samanya dengan Witkoff dalam membebaskan Gilman.
Pada Oktober 2024, sebuah pengadilan di Kota Voronezh, Rusia, menjatuhkan vonis tujuh tahun satu bulan penjara kepada Gilman lantaran berulang kali menggunakan kekerasan terhadap petugas penegak norma Rusia. Selanjutnya pada April 2025, vonis balasan Gilman ditingkatkan menjadi delapan tahun satu bulan di lembaga pemasyarakatan dengan keamanan maksimal.
Kasus lain juga berangkaian dengan dua insiden, di mana Gilman menggunakan kekerasan terhadap seorang petugas Dinas Penjara Federal, sehingga mengakibatkan hukumannya ditambah menjadi 10 tahun satu bulan.
Robert Gilman, nan berasal dari Massachusetts, ditangkap pada tahun 2022 lantaran menendang seorang petugas polisi saat berada di kereta. Gilman juga pernah dipindahkan dari penjara ke sebuah rumah sakit sipil di Rusia lantaran menderita kondisi gangguan mental mirip katatonik. (Ant/P-3)









English (US) ·
Indonesian (ID) ·