Tim Panahan Indonesia Punya Permintaan Khusus di Asian Games 2026

17 jam yang lalu 5

Jakarta, CNN Indonesia --

Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) mendesak Komite Olimpiade Indonesia (KOI) serta Chief de Mission (CdM) untuk memberangkatkan masseur unik pada tim panahan selama berkompetensi di Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya.

Sekjen Perpani, Irawadi Hanafi, menilai kebutuhan bakal 'tukang pijit' begitu krusial bagi para pemanah Merah Putih. Namun hingga saat ini slot untuk penambahan personel tim panahan Indonesia sangat terbatas.

"Nah saya mau imbau aja kepada CDM, kami itu hanya diberi jatah 10 atlet dan 4 pelatih, tapi tidak diberikan satu orang pendamping, ialah jika saya perlunya adalah masseur. Nah pengalaman kita di Sea Games dan di Olimpiade, masseur itu disediakan oleh KOI, oleh NOC dan oleh CDM," kata Irawadi di lapangan panahan GBK, Selasa (21/7).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Atlet panahan senior Indonesia, Riau Ega Agatha juga menyebut keberadaan masseur langsung di area pertandingan menjadi kebutuhan mendesak bagi skuad Merah Putih.

"Untuk masseur sih jika di pertandingan bisa lebih krusial ya, lantaran dalam pertandingan besar itu banyak pressure tinggi, otot banyak nan tertarik juga," ujar Riau Ega.

"Jadi keberadaan masseur di lapangan dan bisa melekat sama kita itu suatu untung juga lantaran bisa membantu recovery kita lebih cepat," lanjut Riau Ega menambahkan.

Selain kebutuhan fisioterapis, Perpani juga mengusulkan permohonan agar penerbangan skuad panahan dimajukan ke 22 September demi memaksimalkan penyesuaian cuaca dan angin. Irawadi menilai agenda resmi keberangkatan H-2 pertandingan sangat tidak ideal bagi proses penyesuaian lapangan.

Irawadi turut meminta CdM Todotua Pasaribu memastikan letak penginapan para atlet tidak ditempatkan di atas akomodasi kapal pesiar (cruise). Pengalaman jelek di arena sebelumnya saat atlet terdampak gelombang laut dikhawatirkan dapat mengganggu keseimbangan bentuk para pemanah.

"Jadi kami minta jika bisa kami berangkat 22 September. Kalau kita belum masuk ke Athletes Village, biar kita kelak cari hotel sendiri."

"Pengalaman atlet tidur di kapal pesiar itu juga goyang-goyang. Nah mudah-mudahan nan dapat di cruise itu nan olahraga air aja deh" ungkap Irawadi.

Merespons jejeran permintaan tersebut, Todotua berjanji bakal mengupayakan seluruh kebutuhan nonteknis bagian olahraga panahan. Pihaknya siap memasukkan penyesuaian logistik dalam agenda pembahasan utama demi menjaga konsentrasi perburuan medali.

[Gambas:Video CNN]

(afr/afr/jun)

Add as a preferred
source on Google
Selengkapnya