Timnas Basket Putri Indonesia Targetkan Delapan Besar Asian Games 2026

1 jam yang lalu 3
Timnas Basket Putri Indonesia Targetkan Delapan Besar Asian Games 2026 Para pemain timnas bola basket putri.(MI/DOK FIBA)

MANAJER timnas Bola Basket Putri Indonesia, Christopher, menetapkan sasaran realistis namun ambisius untuk arena Asian Games 2026 Aichi-Nagoya, Jepang. Timnas putri membidik posisi delapan besar dalam kejuaraan nan bakal berjalan pada 19 September hingga 4 Oktober mendatang.

Target ini selaras dengan pencapaian pada jenis sebelumnya. Christopher menekankan bahwa tantangan utama saat ini bukan hanya soal peringkat, melainkan percepatan penyesuaian para pemain muda agar bisa bersaing di level tertinggi Benua Asia.

"Target kami tetap berada di delapan besar seperti jenis sebelumnya. Tantangan terbesar adalah mempercepat penyesuaian para pemain muda agar siap bersaing di level Asia," ujar Christopher dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, dikutip Minggu (2/8).

Fokus Regenerasi dan Skuad Baru

Persiapan tim telah dimulai sejak Mei 2026 di Surabaya, Jawa Timur. Langkah ini diambil sebagai respons atas pensiunnya sejumlah pemain senior setelah SEA Games 2025 Thailand. Saat ini, proses regenerasi menjadi prioritas utama tim pembimbing untuk membangun fondasi skuad nan kompetitif di masa depan.

Christopher mengungkapkan bahwa sekitar 70% dari komposisi skuad saat ini diisi oleh wajah-wajah baru. Asian Games 2026 dipandang sebagai panggung krusial untuk memberikan pengalaman bertanding internasional bagi para pemain muda sebelum mereka berkompetensi di SEA Games 2027 Malaysia.

Aspek Persiapan Detail Informasi
Target Prestasi Minimal Delapan Besar
Komposisi Skuad 70% Pemain Muda (Baru)
Lokasi Pelatnas Surabaya, Jawa Timur
Jadwal Asian Games 2026 19 September - 4 Oktober 2026

Upaya Pemanggilan Pemain di Luar Negeri

Untuk memperkuat kedalaman tim, Christopher mengharapkan support dari Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia, Todotua Pasaribu, mengenai manajemen tiga pemain Indonesia nan tengah menempuh pendidikan di Amerika Serikat. Kehadiran mereka dinilai bakal membuka kesempatan lebih lebar bagi Indonesia untuk menembus sasaran delapan besar.

Kendala utama saat ini adalah agenda pertandingan nan berbenturan dengan awal semester perkuliahan di Amerika Serikat.

"Semoga bisa dibantu bicara dengan kampus pemain mengenai agar dikasih izin untuk bisa datang memperkuat timnas, lantaran agenda mereka berantem dengan awal mula masuk pelajaran," tambahnya.

Kunjungan CdM Todotua Pasaribu ke pusat latihan di Surabaya baru-baru ini disebut menjadi suntikan motivasi tambahan bagi seluruh pemain dan ofisial. Kehadiran support resmi dari pemerintah dan komite olahraga diharapkan bisa mematangkan mentalitas bertanding skuad Garuda Pertiwi sebelum bertolak ke Jepang. (Ant/Z-1)

Selengkapnya