Titiek Soeharto Tinjau Pengungsian Korban Gempa di Reok

18 jam yang lalu 3
Titiek Soeharto Tinjau Pengungsian Korban Gempa di Reok Siti Hediati Hariyadi alias Titiek Soeharto berbareng Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Selasa (18/8/2026) meninjau langsung pengungsian penduduk korban terdampak gempa di Flores, NTT..(MI/Marianus Marselus)

LEBIH dari 1.000 penduduk korban gempa bumi bermagnitudo 7,7 nan mengguncang Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), sekarang terpaksa memperkuat di posko pengungsian.

Para pengungsi tersebut terpusat di Posko Barangkelong, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai. Posko ini menjadi salah satu dari tiga titik penampungan utama nan disiapkan untuk menampung penduduk terdampak gempa nan terjadi pada Sabtu (15/8).

Berdasarkan pantauan di lokasi, ribuan penduduk mengungsi lantaran tempat tinggal mereka mengalami kerusakan berat hingga roboh total dan tidak lagi layak huni. Sejumlah penduduk juga mengalami luka berat maupun ringan akibat tertimpa reruntuhan gedung saat gempa terjadi.

Kondisi para pengungsi tersebut ditinjau langsung Siti Hediati Hariyadi alias Titiek Soeharto berbareng Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Selasa (18/8). Keduanya memantau kondisi penduduk sekaligus memandang kebutuhan mendesak di letak pengungsian.

Titiek menyampaikan keprihatinan dan duka cita mendalam atas korban nan timbul akibat gempa. Menurutnya, kondisi pengungsian tetap dalam tahap darurat sehingga sejumlah kebutuhan dasar penduduk kudu segera dipenuhi.

"Kami datang ke sini agar kami bisa memandang langsung kondisinya, apa nan mereka butuhkan. Keadaannya ini tetap darurat, tenda-tendanya pun tetap darurat, baru sedikit nan memenuhi syarat," ujar Titiek.

Ia menyoroti kebutuhan akomodasi mandi, cuci, kakus (MCK) dan air bersih bagi para pengungsi. Titiek juga meminta penduduk nan sakit segera mendapatkan penanganan medis dan dirujuk ke rumah sakit andaikan diperlukan.

Selain kebutuhan dasar, Titiek memandang banyak anak-anak dan ibu-ibu nan memerlukan pakaian. Ia memastikan support berupa pakaian, kaus, sarung, dan kebutuhan lainnya bakal segera dikirimkan ke letak pengungsian.

"Kami tentunya mengapresiasi, terima kasih kepada Polri nan sudah sigap tanggap untuk berupaya membantu masyarakat nan terkena musibah ini. Juga kepada TNI dan seluruh lapisan masyarakat nan sudah mengirimkan bantuan-bantuan," katanya.

Titiek berambisi kondisi segera pulih dan tidak terjadi lagi gempa nan membahayakan warga. Ia juga menyebut kebutuhan warga, termasuk perbaikan rumah nan rusak berat maupun hancur, bakal disampaikan kepada pemerintah untuk segera ditangani.(MM/E-4)

Selengkapnya