Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah kembali memperpanjang kebijakan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) selama satu hari dalam sepekan. Perpanjangan itu dimulai bulan ini hingga akhir September 2026.
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Muhammad Qodari menjelaskan, keputusan pemerintah memperpanjang kebijakan WFH bagi ASN selama satu hari dalam sepekan mulai Agustus. Kebijakan nan telah diberlakukan sejak 1 April lampau tersebut bermaksud mengubah budaya kerja sekaligus mendukung upaya penghematan energi.
Qodari menjelaskan bahwa keputusan perpanjangan tersebut didasarkan pada hasil pertimbangan selama dua bulan terakhir, di mana pemerintah memandang akibat positif dari kebijakan tersebut.
"Melalui pendekatan nan adaptif dan berbasis evaluasi, pemerintah optimistis budaya kerja baru ini bakal menghasilkan birokrasi nan lebih modern, lincah, efisien," ujar Qodari dalam keterangannya, dikutip Selasa (4/8/2026).
Ia menjelaskan bahwa sejak awal kebijakan tersebut bukan sekadar mengubah letak bekerja, melainkan membangun budaya kerja nan lebih adaptif dan tetap berorientasi pada hasil. Adapun keahlian ASN diukur melalui Sasaran Kinerja Pegawai (SKP). Namun, dia menegaskan, kebijakan tersebut tidak serta mengurangi komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Lebih lanjut, Qodari mengatakan, unit-unit nan memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat, seperti Mal Pelayanan Publik, jasa kesehatan, pendidikan, kependudukan, dan perizinan, tetap beraksi secara penuh setiap hari kerja.
Selain itu, untuk mendukung Gerakan Budaya Kerja Baru, pemerintah juga berkomitmen mengendalikan perjalanan dinas secara lebih selektif serta meningkatkan penggunaan transportasi umum sebagai pilihan nan lebih hemat, ramah lingkungan, dan bertanggung jawab dalam penggunaan anggaran negara.
"Karena itu, pemerintah bakal terus memantau penyelenggaraan Gerakan Budaya Kerja Baru secara berkala berasas parameter kinerja, kualitas pelayanan publik, dan efektivitas organisasi," pungkasnya.
(miq/miq)
[Gambas:Video CNBC]

1 jam yang lalu
3







English (US) ·
Indonesian (ID) ·