Toyota Rush Terjun ke Jurang 20 Meter di Kutai Timur, Pengemudi Selamat

1 jam yang lalu 3
Toyota Rush Terjun ke Jurang 20 Meter di Kutai Timur, Pengemudi Selamat Kondisi mobil usai dievakuasi dari dalam lembah dengan kedalaman 20 meter.(Doc Humas Polres Kutim)

SATU unit mobil jenis Toyota Rush warna cokelat dengan nomor polisi KT 1035 GG , Sabtu (22/8) pukul 15.20 Wita.alami kecelakaan tunggal alias out of control di Jalan Poros Bengalon-Sangatta, Desa Muara Bengalon, Kecamatan Bengalon, Kutai Timur (Kutim), Kalimantan Timur hingga mobil beserta pengemudian terjatuh ke lembah dengan kedalaman sekitar 20 meter.

Pengemudi mobil naas itu berjulukan Muhammad Gunawan, merupakan pelajar asal Kabupaten Berau, sukses diselamatkan dalam kejadian tersebut, setelah menghubungi jasa Call Center 110 Polres Kutim. Korban pun hanya mengalami luka lecet pada bagian lengan.

“Informasi kecelakaan tersebut pertama kali diterima melalui jasa Call Center 110 Polres Kutim. Informasi nan masuk langsung kami tindak lanjuti dengan berkoordinasi berbareng jejeran Polsek Bengalon untuk melakukan tindakan pengamanan alias pemindahan korban,” ujar Kapolres Kutim AKBP Aryansyah, Minggu (23/8).

Diterangkannya, jasa Call Center 110 ini menjadi sarana bagi masyarakat untuk menyampaikan info maupun meminta support kepolisian ketika terjadi keadaan darurat, seperti perihal peristiwa kecelakaan tunggal tersebut.

Usai kecelakaan, pengemudi menghubungi Call Center 110 untuk meminta bantuan. Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada kegunaan mengenai dan Polsek Bengalon. Selanjutnya petugas mendatangi letak untuk melakukan pemindahan korban, pengecekan dan olah tempat kejadian perkara (TKP), mendata korban serta saksi, dan melakukan pendataan terhadap kondisi kendaraan.

“Kecepatan dalam menerima dan meneruskan info sangat penting, terutama dalam penanganan kejadian nan memerlukan respons kepolisian. Kami mengimbau masyarakat tidak ragu menghubungi 110 andaikan memerlukan support alias menemukan kejadian nan memerlukan kehadiran petugas,” ujarnya.

Berdasarkan info awal, kendaraan bergerak dari arah Sangatta menuju Bengalon. Saat tiba di letak kejadian, kondisi jalan menikung dan menurun. Lalu, dari arah berlawanan terdapat kendaraan nan diduga mengambil jalur Toyota Rush. Pengemudi kemudian membanting kemudi ke kiri hingga kendaraan keluar dari badan jalan dan terjun ke jurang.

“Akibat kecelakaan tersebut, Toyota Rush mengalami kerusakan pada bagian bodi depan, belakang, serta sisi kanan dan kiri. Kerugian material diperkirakan mencapai Rp100 juta. Tidak ada korban meninggal bumi maupun luka berat dalam kecelakaan tersebut. Tetapi satu orang tercatat mengalami luka ringan,” sebutnya.

Polisi menduga kecelakaan dipengaruhi kondisi jalan nan menikung dan menurun serta aspek pengemudi nan kurang berhati-hati dalam mengendalikan kendaraan. Kondisi cuaca saat kejadian dilaporkan cerah dengan jarak pandang luas.

Kapolres juga mengingatkan pengendara agar meningkatkan kewaspadaan saat melintasi jalur dengan karakter jalan menurun dan menikung. Utamakan keselamatan, kurangi kecepatan dan pastikan kendaraan tetap terkendali, terutama saat melintasi jalan menikung dan menurun. 

“Jangan memaksakan diri jika kondisi berkendara tidak memungkinkan,” pungkas Aryansyah. (EM)

Selengkapnya