ARTICLE AD BOX
loading...
Presiden Amerika Serikat Donald Trump belum sekali pun terlihat menghadiri pertandingan Piala Dunia 2026 / Foto: Shutterstock
Presiden Amerika Serikat Donald Trump belum sekali pun terlihat menghadiri pertandingan Piala Dunia 2026 , meski sejak awal terlibat aktif dalam persiapan turnamen yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Ketidakhadiran Trump sempat memunculkan berbagai spekulasi, mulai dari alasan keamanan hingga kesibukan politik.
Namun, Presiden FIFA Gianni Infantino akhirnya memberikan penjelasan. Dalam wawancara dengan Blue Sport dikutip dari Mirror, Senin (13/7/2026), Infantino menegaskan bahwa Trump tidak absen karena persoalan keamanan, melainkan karena padatnya docket sebagai Presiden Amerika Serikat.
"Tidak, bukan karena alasan keamanan. Saya rasa dia masih memiliki banyak hal lain yang harus dikerjakan," kata Infantino.
Baca Juga: Head to Head Inggris vs Argentina di Piala Dunia: Rivalitas 60 Tahun Kembali Memanas
Menurutnya, kehadiran Trump di stadion justru berpotensi memicu pertanyaan publik di tengah berbagai isu planetary yang sedang dihadapi Amerika Serikat. "Kalau dia datang ke stadion, orang-orang akan bertanya, 'Mengapa dia berada di stadion ketika begitu banyak hal sedang terjadi di dunia?'" lanjut Infantino.
Meski demikian, Infantino mengungkapkan dirinya terus menjalin komunikasi dengan Trump dan pemerintahannya yang dinilai banyak membantu kelancaran penyelenggaraan Piala Dunia 2026.
Dipastikan Hadir di Final
Walaupun belum menyaksikan satu pertandingan pun secara langsung, Infantino memastikan Trump dijadwalkan hadir pada partai last Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Stadion MetLife pada 20 Juli (Waktu setempat).
Bahkan, Presiden FIFA berharap dapat menyerahkan trofi juara bersama Trump, sebagaimana tradisi yang selama ini dilakukan FIFA bersama kepala negara tuan rumah. "Semoga kami bisa menyerahkan trofi bersama di final. Itulah rencana kami sejak awal dan memang seperti itulah tradisinya, presiden negara tuan rumah menyerahkan trofi bersama Presiden FIFA," ujar Infantino.
Meski belum hadir di stadion, nama Trump sempat menjadi sorotan selama turnamen berlangsung. Sebelumnya, ia disebut meminta FIFA meninjau ulang hukuman larangan bermain satu pertandingan yang dijatuhkan kepada penyerang Amerika Serikat, Folarin Balogun, jelang laga babak 16 besar melawan Belgia.








English (US) ·
Indonesian (ID) ·