Usai Gunakan Air Kubangan, Warga Desa Batu Tumpang Akhirnya Dapat Bantuan Air Bersih

1 jam yang lalu 2
Usai Gunakan Air Kubangan, Warga Desa Batu Tumpang Akhirnya Dapat Bantuan Air Bersih BPBD Kabupaten Purwakarta mendistribusikan air bersih kepada penduduk Desa Batu Tumpang Kecamatan Tegalwaru, setelah sebelumnya penduduk menggunakan air kubangan.(MI/Reza Sunarya)

SEBANYAK 221 kepala family (KK) alias 685 jiwa di Kampung Sindang Reret RT 02 RW 01, Desa Batu Tumpang, Kecamatan Tegalwaru, Purwakarta, akhirnya mendapat support air bersih. Sebelumnya penduduk di kampung tersebut dilanda krisis air bersih hingga terpaksa menggunakan air kubangan.

Bantuan air bersih nan disalurkan mencapai 9.000 liter, terdiri dari 5.000 liter dari BPBD Kabupaten Purwakarta dan 4.000 liter dari Pemerintah Kecamatan Tegalwaru, Rabu (22/7).

Pendistribusian air bersih melibatkan personel dari BPBD Kabupaten Purwakarta, TNI, Trantib Kecamatan Tegalwaru, serta perangkat Desa Batu tumpang dengan menggunakan kendaraan tangki air milik BPBD dan mobil operasional Koperasi Desa Merah Putih.

Camat Tegalwaru, Endang Saepudin, mengimbau masyarakat, khususnya di desa-desa nan menjadi langganan kekeringan saat musim kemarau, untuk menggunakan air secara bijak lantaran kesiapan air bersih dan sumber air selama musim tandus sangat terbatas.
 
"Apabila terjadi kekurangan air bersih masyarakat diharapkan segera melapor kepada pengurus RT, RW, dan pemerintah desa. Selanjutnya pemerintah desa dapat mengusulkan permohonan support kepada kecamatan maupun lembaga mengenai seperti BPBD, PDAM, dan dinas lainnya agar penyaluran support air bersih dapat dilakukan secepatnya," kata Endang.

Endang meminta masyarakat berhati-hati dalam memanfaatkan sumber air alternatif. Menurutnya, penduduk tidak boleh menggunakan sumber air nan diduga tercemar alias membahayakan kesehatan.

Seperti diberitakan sebelumnya, penduduk di Desa Batu Tumpang, Kecamatan Tegalwaru, terpaksa kudu menggunakan air kubangan nan kotor di jejak galian tanah akibat mengalami krisis air bersih akibat kekeringan dalan tiga bulan terakhir ini.

Selama tiga bulan terakhir, sejumlah penduduk di Desa Batu Tumpang Kecamatan Tegalwaru mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Warga terpaksa memanfaatkan dua kubangan jejak galian tanah nan tetap menyisakan genangan air sebagai tempat mandi dan mencuci pakaian. (RZ/E-4)

Selengkapnya