Surabaya, CNN Indonesia --
Ketua Steering Committee (SC) Piala Presiden 2026 Maruarar Sirait memastikan bingkisan bagi juara turnamen bakal dinaikkan. Tak hanya kenaikan hadiah, rencananya venue alias letak digelarnya partai semifinal juga bakal diumumkan resmi sore ini di Balai Kota Surabaya, Minggu (2/8).
Kepastian kenaikan bingkisan disampaikan Maruarar tadi malam usai seluruh laga penyisihan grup Piala Presiden 2026 rampung digelar. Keputusan itu diambil usai rapat pertimbangan selama satu jam berbareng panitia lengkap.
"Tapi saya juga mau sampaikan bahwa dari pertimbangan tadi 1 jam di atas berbareng panitia komplit nomor 1 bingkisan untuk juara Piala Presiden bakal kami tingkatkan. Besok (sore ini) saya bakal umumkan hadiahnya bakal ditingkatkan," kata Maruarar di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu (1/8) malam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kenaikan bingkisan tersebut, kata Maruarar, tidak lepas dari support sponsor nan terus bertambah serta rating pertandingan nan tinggi.
"Karena apa? lantaran ya memang sponsornya banyak, bertambah terus, dan juga ratingnya bagus, aman, semua mendukung dengan baik," ujarnya.
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman RI ini menyebut total support sponsor nan masuk hingga saat ini sudah mencapai Rp70 miliar. Jumlah itu tetap bisa terus bertambah.
"Sampai hari ini sudah ada Rp70 miliar dari sponsor nan sudah masuk," ucapnya.
Selain bingkisan juara, panitia Piala Presiden 2026 turut mengumumkan letak pertandingan babak semifinal nan rencananya disampaikan sore ini. Maruarar menyebut penentuan venue tersebut mempertimbangkan pedoman suporter dari klub-klub nan bakal berlaga.
"Kedua juga besok kami bakal umumkan tempat eh semifinalnya lantaran ini adalah pertandingan-pertandingan nan eh bertanding klub-klub nan luar biasa dengan pedoman suporter nan sangat kuat," kata dia.
Empat tim nan telah dipastikan melaju ke babak semifinal adalah Persib Bandung, Persija Jakarta, Persebaya Surabaya, dan Arema FC.
"Saya bayangkan dalam semifinal bakal bertanding itu kelak Persib Bandung musuh Persija Jakarta, Persebaya Surabaya juga berhadapan dengan Arema. Luar biasa ya," ucapnya.
Sementara itu, Ketua Organizing Committee (OC), Tsamara Amany memaparkan akibat ekonomi Piala Presiden 2026 terhadap sektor UMKM di dua kota penyelenggara, Bandung dan Surabaya.
"Alhamdulillah Piala Presiden tahun ini selain ratingnya tinggi, penonton di stadion juga luar biasa antusiasmenya. Di Bandung rata-rata penonton nan datang ke stadion sekitar 23 ribu dan di Surabaya pun rata-rata nan datang sekitar 30 ribu," kata Tsamara.
Artinya nomor itu, kata dia, menunjukkan antusiasme masyarakat nan luar biasa kepada gelaran pramusim ini. Besarnya jumlah penonton juga memberikan akibat secara ekonomi kepada UMKM baik di Bandung dan di Surabaya.
"Total transaksi UMKM sampai dengan hari ini tanggal 1 Agustus dari awal kita kick off di 25 Juli sudah mencapai Rp1,3 M dan kita tetap ada pertandingan semifinal dan juga final. Jadi kita harapkan bahwa Piala Presiden ini Pak Ara bukan hanya mendatangkan intermezo bagi rakyat tapi juga membawa akibat ekonomi nan clear bagi masyarakat di mana Piala Presiden itu bermain," ujarnya.
Sementara itu, pihak Emtek Group nan diwakili Harsiwi Achmad, memaparkan capaian rating siaran Piala Presiden 2026 di televisi nan terus meningkat sejak laga pembuka.
"Piala Presiden kali ini sangat luar biasa. Bukan hanya penonton di stadion nan terus bertambah, namun juga penonton di TV rupanya juga terus mengalami peningkatan," kata Siwi.
"Jadi jika kita lihat dari pertandingan awal sampai sekarang, average ratingnya itu 4,2 dan share-nya 23,9 nan itu juga sudah naik 15 persen dari tahun sebelumnya dan pertandingan tertinggi adalah ratingnya 7 persen, artinya 7 persen dari orang Indonesia nonton pertandingan tersebut dan itu adalah antara Persebaya dan Persija," pungkasnya.
(frd/jal)

1 jam yang lalu
4







English (US) ·
Indonesian (ID) ·