Jakarta, CNBC Indonesia- Gabungan Pengusaha Alat Kesehatan dan Laboratorium (GAKESLAB) Indonesia mengungkapkan akibat ketidakpastian geopolitik dunia nan mengganggu rantai pasok hingga pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap industri perangkat kesehatan dan laboratorium Tanah Air.
Wakil Ketua Umum I Gakeslab, Irwan Hermanto menyebut terdapat 2 pengaruh ketidakpastian dunia ini ialah mengenai nilai impor bahan baku dan bahan jadi nan melonjak hingga kenaikan biaya transportasi untuk mendistribusikan alkes ke seluruh wilayah Indonesia nan merupakan wilayah kepulauan.
Kondisi ini telah berakibat pada turunnya profitabilitas hingga melemahnya daya beli. Selain itu GAKESLAB juga berambisi support pemerintah mengenai kebijakan tentang maksimal keuntungan margin pengadaan peralatan dan jasa untuk pemerintah hanya 10-15%, sehingga saat Rupiah melemah dan peningkatan biaya makan untung perusahaan semakin terpangkas.
Seperti apa tekanan nan dialami upaya Gakeslab? Selengkapnya simak ulasan Serliana Salsabila dengan Wakil Ketua Umum I Gakeslab, Irwan Hermanto dalam Closing Bell, CNBC Indonesia (Selasa, 04/08/2026)

1 jam yang lalu
2







English (US) ·
Indonesian (ID) ·