Video: Strategi PHG Genjot Produksi Migas: Teknologi CEOR -Prinsip ESG

1 jam yang lalu 2
ARTICLE AD BOX

Jakarta, CNBC Indonesia- Direktur Utama Pertamina Hulu Rokan, Muhamad Arifin mengungkapkan sejumlah strategi Pertamina Hulu Rokan (PHR) dalam mendorong produksi migas nasional.

Saat ini PHR tengah menggali potensi Migas Non-Konvensional (MNK) di Wilayah Kerja Rokan melalui sumur Gulamo dan sumur Kelok. Strategi ini sejalan dengan upaya PHR menjaga produksi migas agar tidak tergerus 'natural decline" pada sumur minyak tua.

Selain itu PHR mengembangkan teknik Chemical Enhanced Oil Recovery (CEOR) produksi dalam negeri nan ditujukan untuk memaksimalkan produksi minyak hingga bertambah 20%. PHR telah melakukan injeksi Pertamina di lapangan Minas di area A sejak tahun 2025 sehingga dapat meningkatkan produksi 2.800 BOPD nan diharapkan bisa tembus 70.000 BOPD di tahun 2028.

Sejak 2021 PHR terus mengembangkan mentransformasi pemanfaatan teknologi dalam operasi migas melalui Digital Innovation Center (DAS) nan bisa mengontrol aktivitas migas nan dilakukan 44 Ribu tenaga kerja nan melaksanakan pekerjaan di 17 Kabupaten Di Riau. PHR juga memastikan komitmennya dalam mendukung transisi daya dan swasembada daya dengan strategi agresif, masif dan berkembang. Langkah ini salah satunya dilaksanakan dengan menjalankan aspek ESG (Environmental, Social, and Governance) dengan menekan emisi karbon CO2

Selengkapnya simak perbincangan Andi Shalini dengan Direktur Utama Pertamina Hulu Rokan, Muhamad Arifin dalam Economic Update CNBC Indonesia (Jum'at, 10/07/2026)


Add logo_svg as a preferred
source on Google
Selengkapnya