Video: Strategi PHR Jaga Produksi Migas dan Perkuat Ketahanan Energi

1 jam yang lalu 2
ARTICLE AD BOX

Jakarta, CNBC Indonesia- Pemerintah terus memacu keahlian industri hulu migas sebagai strategi peningkatan produksi migas guna memperkuat ketahanan daya nasional.

Pertamina Hulu Energi sebagai subholding upstream PT Pertamina (Persero) memastikan perannya dalam mendorong eksplorasi dan produksi migas di Indonesia. Di tengah tantangan industri migas Tanah Air nan dihadapkan pada kondisi lapangan migas tua dengan proses pengembangan nan semakin sulit.

Direktur Utama Pertamina Hulu Rokan, Muhamad Arifin menyebut upaya Pertamina Hulu Rokan alias PHR dalam meningkatkan produksi dilaksanakan melalui sejumlah strategi termasuk masuk ke 'new business' di salah satu reservoir nan ditemukan ialah migas non-konvensional (MNK).

Sebelumnya sepanjang tahun 2025, PHR mempunyai 2 strategi 'maintain based line' dengan pemaksimalan produksi untuk menahan laju 'natural decline' sehingga produksi bisa mencapai 151,5 ribu barel per hari (BOPD) alias berkontribusi 24-25% produksi migas Indonesia. PHR juga mendorong pengembangan EBT melalui penggunaan solar cell dan program dekarbonisasi serta masuk upaya baru.

Khusus Proyek MNK, PHR mendorong pengembangan di 2 sumur migas di Wilayah Kerja Rokan ialah di Sumur Gulamo dan Sumur Kelok dengan sumber daya mencapai 740 juta BOPD. PHR pada 2027 menargetkan penambahan pengeboran 8 sumur untuk menambah produksi migas RI hingga 40 Ribu BOPD.

Seperti apa strategi PHR mendorong peningkatan produksi migas RI? Selengkapnya simak perbincangan Andi Shalini dengan Direktur Utama Pertamina Hulu Rokan, Muhamad Arifin dalam Economic Update CNBC Indonesia (Jum'at, 10/07/2026)


Add logo_svg as a preferred
source on Google
Selengkapnya