Viral Foto Manusia Berjalan di Mars: Penjelasan NASA dan Fenomena Pareidolia

58 menit yang lalu 2
 Penjelasan NASA dan Fenomena Pareidolia Gambar nan diambil oleh wahana penjelajah Spirit milik NASA pada tahun 2007 ini kembali beredar di bumi maya.(NASA)

SATU foto pemandangan Mars nan menakjubkan kembali menjadi perbincangan hangat di jagat maya. Gambar nan diambil oleh rover Spirit milik NASA pada tahun 2007 tersebut memperlihatkan sosok misterius menyerupai manusia nan tampak sedang melangkah di kejauhan permukaan Planet Merah.

Di antara hamparan bebatuan, terlihat corak asing dengan posisi lengan terentang dan satu kaki melangkah maju, seolah-olah tertangkap kamera sedang melangkah di tengah perbukitan Mars. Foto ini muncul dalam rangkaian pemandangan luas nan diabadikan pada tahun-tahun terakhir misi Spirit sebelum rover tersebut terjebak di pasir lunak pada 2009 dan dinyatakan pensiun oleh NASA pada 2011.

Perdebatan Netizen: Patung alias Alien?

Munculnya kembali foto ini memicu beragam spekulasi dari para pengguna internet. Beberapa pengamat percaya bahwa itu sosok laki-laki nan sedang berjalan. Yang lain beranggapan bahwa objek tersebut lebih mirip patung seseorang nan sedang bertimpuh dengan satu tangan terulur.

"Itu bisa saja patung. Posisinya duduk, bukan berjalan. Apakah ada kehidupan masa lampau di Mars? Tentu saja iya," tulis salah satu pengguna Reddit. Komentar lain apalagi secara terang-terangan menentang pernyataan resmi otoritas antariksa dengan menyebut bahwa objek tersebut jelas merupakan manusia alias patung manusia.

Namun, tidak sedikit pula nan bersikap skeptis. Beberapa pengguna Reddit menilai penampakan tersebut hanyalah kombinasi dari corak batuan di permukaan Mars dan pengaruh gambaran nan kebetulan membentuk siluet humanoid.

Penjelasan Ilmiah: Fenomena Pareidolia

Menanggapi kehebohan tersebut, The Planetary Society menjelaskan bahwa penampakan misterius itu tidak lebih dari sekadar ilusi optik. Organisasi tersebut mencatat bahwa kecenderungan manusia untuk memandang pola alias corak nan dikenal (seperti wajah alias tubuh manusia) pada objek random disebut sebagai pareidolia.

NASA sendiri secara konsisten menyatakan bahwa hingga saat ini belum ditemukan bukti kehidupan ekstraterestrial, baik di masa lampau maupun masa kini, di Mars. Para intelektual menekankan bahwa permukaan Mars telah dibentuk oleh aktivitas vulkanik, hantaman meteorit, dan erosi angin selama miliaran tahun. Proses alamiah inilah nan bisa memahat bebatuan menjadi bentuk-bentuk nan secara mengejutkan terlihat seperti buatan manusia.

Klaim Rudal Alien dari Peneliti UFO

Selain foto 'pria berjalan', klaim mengenai artefak alien di Mars juga diperkuat oleh peneliti UFO, Scott C. Waring. Ia membagikan foto dari rover Curiosity nan diklaimnya memperlihatkan rudal alien yang belum meledak di permukaan Mars.

Waring memperkirakan bahwa objek sepanjang delapan kaki (sekitar 2,4 meter) tersebut adalah bukti bentrok antik nan memusnahkan peradaban maju di Mars. Ia apalagi menuduh badan antariksa sengaja tutup mulut lantaran potensi signifikansi militer dari teknologi senjata ekstraterestrial tersebut.

Meski demikian, klaim luar biasa dari Waring tidak didukung oleh bukti ilmiah. NASA tetap mengidentifikasi objek-objek tersebut sebagai susunan batuan alami nan merupakan bagian dari lanskap geologis Mars nan kompleks. (Daily Mail/I-2)

Selengkapnya