ARTICLE AD BOX
Jakarta, CNN Indonesia --
Staf timnas Mesir viral ribut dengan polisi Dallas dan nyaris adu jotos jelang pertandingan melawan Australia di babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Insiden tersebut terjadi saat seorang pemain Mesir meladeni foto berbareng dengan suporter cilik di lobi hotel. Namun, dua petugas polisi Dallas mendesak personil staf tim Mesir menjauh dari pemain dan fans cilik.
Salah satu petugas polisi mendorong salah satu staf timnas Mesir sembari berteriak dengan lantang, "Mundur! Mundur! Mundur!".
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Merasa tak terima, staf tersebut kemudian adu argumen dan menunjukkan gesture siap berkonfrontasi. Tidak jelas apa nan dijawab oleh staf tersebut.
Delegasi timnas Mesir lainnya turun tangan untuk meredakan ketegangan. Mereka juga membujuk polisi untuk tidak mengeluarkan senjata nan diduga sebagai perangkat kejut listrik.
Sejurus kemudian, ketegangan mereda dalam waktu satu menit dan personil tim Mesir meninggalkan lobi. Peristiwa ini juga tidak mengakibatkan luka alias apalagi penangkapan.
New York Post melaporkan, staf nan terlibat konfrontasi dengan polisi adalah kepala tim Ibrahim Hassan. Ia juga merupakan kerabat dari pembimbing kepala Mesir, Hossam Hassan.
Media Mesir, Egyptian Independet, juga membenarkan terjadi perselisihan nan melibatkan Ibrahim Hassan dan seorang petugas kepolisian lantaran penanganan nan buruk.
"Para fans sangat mau mengambil foto kenangan berbareng para pemain, tetapi petugas keamanan turun tangan secara agresif."
"Hal ini membikin Hassan marah, dan dia pun ikut kombinasi campur untuk memprotes perilaku kasar mereka," tulis media tersebut.
Mesir sendiri bakal menghadapi Australia pada babak 32 besar Piala Dunia 2026, Sabtu (4/7) awal hari WIB. Mohamed Salah dan kolega diunggulkan untuk memenangkan pertandingan nan bakal berjalan pukul 01.00 WIB.
(jun/jun/rhr)
Add
as a preferred source on Google

1 jam yang lalu
2









English (US) ·
Indonesian (ID) ·